Tangsel Terima Penghargaan Kota Peduli HAM

oleh -
Walikota Tangsel memamerkan penghargaan Kota Peduli HAM dari Kemenkum HAM. (ist)
Walikota Tangsel memamerkan penghargaan Kota Peduli HAM dari Kemenkum HAM. (ist)
Walikota Tangsel memamerkan penghargaan Kota Peduli HAM dari Kemenkum HAM. (ist)

Palapanews.com- Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapatkan penghargaan Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM). Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly kepada 228 kota dan kabupaten dengan predikat kota yang peduli terhadap HAM.

Penghargaan tersebut diberikan berbarengan dengan peringatan Hari HAM sedunia Ke-68 dengan tema Harmoni Dalam Hak Asasi Manusia Kesetaraan Dalam Pemajuan Hak Asasi Manusia, sekaligus launching  layanan online pengaduan HAM dengan nama SIMASA, yang digelar di Gedung Grahadi, Surabaya, Kamis (08/12/2016).

Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yosanna Laoly dalam sambutannya mengatakan bahwa pemberian Kabupaten/Kota Peduli HAM yang diberikan oleh pemerintah tersebut telah dicanangkan dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM (permenhumkam).

“program ini telah dicanangkan didalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 11 Tahun 2013 tentang Kriteria Kabupaten/Kota Peduli Hak Asasi Manusia dan Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 25 Tahun 2013 tentang Perubahan Pemenkumham No. 11 Tahun 2013 tentang Kriteria Kabupaten/Kota Peduli HAM,” jelas Yasonna.

Dalam Permenkumham tersebut ada beberapa kriteria penilaian yang ditetapkan, antara lain hak hidup, hak mengembangkan diri, hak atas kesejahteraan, hak atas rasa aman dan hak atas perempuan. Kota Tangsel, telah berupaya mewujudkan untuk membina dan mengembangkan kota menjadi wilayah yang peduli HAM.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengapresiasi penghargaan tersebut. Terlebih, Kota Tangsel menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Banten yang meraih penghargaan dari Kemenkum HAM.

“Kebanggaan ini merupakan hadiah hari ulang tahun Tangsel dan penghargaan ini saya apresiasikan kepada masyarakat Tangerang Selatan, sehingga dapat menjadi motivasi dimasa yang akan datang guna mewujudkan kota Tangsel peduli HAM dan kesetaraan bagi kaum Difabel,” ungkap. (rls/fit)

Komentar Anda

comments