Tes Urine untuk Percepatan Pembentukan BNN Kota Tangerang

Pegawai Pemkot Tangerang menjalani tes urine. (uad)
Pegawai Pemkot Tangerang menjalani tes urine. (uad)

Palapanews.com- Selain untuk mewujudkan Kota Tangerang sebagai Kota Bersinar (Bersih dari Narkoba), tes urine yang dilakukan terhadap PNS juga dimaksudkan untuk percepatan pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kota Tangerang.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang, Temmy Mulyadi pada beberapa waktu yang lalu.

Menurut Temmy, terkait perkembangan pembentukan BNN di Kota Tangerang beberapa waktu yang lalu pihaknya juga sudah didatangi oleh perwakilan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Dimana pendirian organisasi BNN bukan ada di BNN RI, tapi legalistasnya ada di Kemenpan-RB.

“Jadi Kemenpan-RB sudah turun ke Kota Tangerang untuk evaluasi. Mudah-mudahan tidak lama lagi akan terwujud. Kalau keinginan kami ingin segera, Tapi mungkin ada tahapannya,” ucap Temmy kala itu.

Namun demikian, Temmy menjelaskan, kalau berdasarkan Peraturan Kepaka BNN tentang pembentukan BNN di Kota Tangerang semua item sudah dipenuhi.

“Tapi ternya ada beberapa aturan di Kemenpan dan Kemendagri bahwa pegawai Pemkot Tangerang minimal satu tahun sekali harus dites urine,” tuturnya.

Maka itu, diketahui hari ini (21/11/2016), Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan tes urine terhadap pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang. Tes urine ini dilaksanakan secara mendadak setelah pelaksanaan apel pegawai.

Para pegawai pun tampak kebingungan. Pasalnya, setiap Senin mereka seharusnya mengikuti rapat evaluasi dan monitoring wilayah. Namun mereka di tes urine yang diawali oleh Walikota Arief R. Wismansyah, Wakil Sachrudin dan Sekda Kota Tangerang Dadi Budaeri.

Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah mengatakan, tes urine ini dilakukan oleh semua pejabat di lingkungan Pemkot Tangerang. Kegiatan ini memang sudah menjadi program dan bekerjasama dengan BNN.

“Jadi diawali oleh Walikota sampai esselon 4 tadi dilakukan pemeriksaan. Kurang lebih ada sekitar 800 orang yang akan melakukan tes urine,” kata Arief. (uad)

Komentar Anda

comments