Polres Metro Tangerang Berantas Preman, 5 Orang Ditahan

oleh -
Polisi menggiring dua preman yang diamankan. (uad)
Polisi menggiring dua preman yang diamankan. (uad)
Polisi menggiring dua preman yang diamankan. (uad)

Palapanews.com- Polres Metro Tangerang Kota menggelar operasi pemberantasan premanisme tahun 2016. Alhasil, sebanyak 5 (lima) orang preman ditahan untuk proses lebih lanjut karena terbukti melakukan tindakan kriminal. Sementara, 36 preman lainnya hanya diberikan pembinaan.

Dari laporan yang diterima palapanews.com, 3 dari 5 orang preman ditahan di Polres Metro Tangerang Kota. Mereka adalah Rendi Saputra (26), M. Kosim (46) dan Bambang Oktriyansyah (20).

Rendi dan M. Kosim dilaporkan oleh korban AY. Saat itu korban terkaget diteriaki maling dan terjadi pemukulan oleh pelaku. Korban lantas menceburkan diri ke Kali Cisadane Pintu 10 karena dikejar oleh pelaku.

Untuk M. Kosim terlibat kasus pencurian bermotor yang menimpa korban M (22). Pelaku Bambang memepet dan menendang korban saat melintas di Selapajang Jaya Neglasari, kemudian membawa motor milik korban.

Sedangkan 2 preman yang ditahan Polsek Cipondoh yakni, Kevin (33) yang terlibat kasus pencurian dengan mengambil HP korban milik HFT di Premier Village Cipondoh Kota Tangerang. Sedangkan Muhamad Iqbal (32) juga terlibat kasus pencurian dengan masuk ke rumah korban ED di Panunggangan Utara Kecamatan Pinang, lalu mengambil Hp dan dompet milik korban.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Triyani Handayani menjelaskan operasi pemberantasan premanisme ini berlangsung sejak Sabtu hingga Minggu, 1-2 Oktober 2016. Operasi ini memang ditingkatkan seiring laporan masyarakat yang merasa terganggu terhadap keberadaan premanisme.

“Mereka yang ditahan adalah terbukti melakukan tindakan kriminal, sedangkan yang tidak ditahan hanya diberikan pembinaan. Mayoritas mereka menjadi Pak Ogah,” kata Triyani, Senin (3/10/2016).

Triyani menuturkan, dalam operasi ini juga memang sudah ada yang menjadi target operasi dan non target operasi. Yang menjadi target operasi berdasarkan laporan korban yang masuk kepolisian dengan ciri-ciri yang sudah diidentifikasi.

“Dari hasil operasi selain mengamankan para pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai, HP, dompet, satu lembar STNK B-6062-GVK dan satu buah kunci kontak,” pungkasnya. (uad)

Komentar Anda

comments