Gedung Tua Roboh, Karyawan Bank Permata: Mirip Gempa

oleh -
Gedung Panin di Bintaro diruntuhkan pada 14 Oktober nanti. (dok)
Gedung tua yang gagal konstruksi di Bintaro yang roboh. (man)
Gedung tua yang gagal konstruksi di Bintaro yang roboh. (man)

Tangsel, PalapaNews.com – Robohnya gedung tua di Perkantoran Sektor 7, Bintaro, Kamis (2/6/2016) dirasakan juga karyawan Bank Permata, yang lokasinya berseberangan.

Selain suara gemuruh yang hebat, karyawan Bank Permata merasakan mirip gempa saat kejadian robohnya gedung 17 lantai sekitar pukul 14.25 WIB.

Salah satu Pegawai Bank Permata, Nuria merasakan robohnya gedung tua itu dirasakan seperti gempa susulan.

“Saya sedang berada di lantai 5 aja terasa sekali. Awalnya hanya seperti puing-puing yang jatuh, kemudian lama kelamaan gempa tambah kencang. Lalu di susul dengan bunyi seperti geluduk (halilintar),” paparnya.

Lanjutnya, semua karyawan yang ada disini langsung melihat ke jendela yang menghadap ke gedung yang letaknya bersebrangan dengan kantor dirinya bekerja.

Hal yang sama juga diungkapkan Yudi, security Bintaro Junction. Dirinya langsung kabur keluar saat mendengar suara gemuruh itu.

“Saya langsung kabur mbak, pas lihat ke sebelah ternyata gedung yang roboh,” tukasnya.

Diketahui, Gedung Panin Bintaro yang dibangun pada tahun 1995/1996 bangun oleh Jaya Property. Karena liquidasi dan akhirnya dibeli oleh PANIN. Sementara uji kelayakan yang dinyatakan tidak lulus uji dan tidak kuat sehingga bangunan dibiarkan untuk tidak dilanjutkan.

Akhirnya, rangka tersebut di beli oleh H Rozak, H Tulsiam dan H Soleman dan dibawah mandor an. Khairul Anwar (28) saat pekerja sedang istirahat di belakang gedung, ternyata sebagian Sisi depan Gedung mengalami roboh dan atas kejadian tersebut tidak menimbulkan korban atau kerugian materil. (man)

Komentar Anda

comments