Pak Presiden Jokowi, Tolong Bantu Kami…

oleh -
Murid SDN 4 Sukasari menunjukkan surat yang mereka tulis untuk Jokowi. (eni)
Murid SDN 4 Sukasari menunjukkan surat yang mereka tulis untuk Jokowi. (eni)
Murid SDN 4 Sukasari menunjukkan surat yang mereka tulis untuk Jokowi. (eni)

Tangerang, PalapaNews — Murid-murid kelas 5 dan 6 SDN 4 Sukasari Kota Tangerang menulis surat kepada  Presiden Joko Widodo (Jokowi), menyusul proses pembangunan sekolah mereka yang dihentikan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

Lokasi SDN Sukasari 4 memang sudah tak memungkinkan untuk dijadikan tempat belajar mengajar. Sekolah itu berlokasi di daerah sibuk. Diapit hotel, mall dan Pasar Babakan.

Belum lagi posisinya yang tepat berada di Jalur sibuk kawasan Kota Tangerang. Suasana bising lalu lalang kendaraan tentu saja mengganggu proses belajar murid.

“Saya mendengar bahwa bangunan SDN Sukasari 4 yang baru belum mendapat izin untuk dibangun diatas sebuah tanah milik negara. Saya berharap bangunan baru sekolah kami diizinkan untuk dibangun disana. Dan bangunan sekolah kami sudah lebih dari 20 tahun. Bangunan sekolah kami yang lama kabarnya akan digusur dan kami akan dipindah ke bangunan baru. Saya berharap Bapak Presiden bersedia membantu kami menyelesaikan maslah ini,” demikian bunyi salah satu surat yang ditulis.

Murid kelas 6 A, Ewangga mengaku menulis surat kepada Presiden supaya sekolahnya bisa dipindah. “Katanya sekolah kami gak jadi pindah. Padahal sudah mau jadi katanya,” ujar Ewangga.

Senada dikatakan Mazaya Qisthina. Dalam suratnya, Mazaya menulis permohonan agar bisa pindah secepatnya ke sekolah yang baru. “Saya berharap secepatnya bisa pindah ke sekolah baru. Di sini berisik, banyak suara mobil dan motor,” ujar Mazaya.

Di tempat yang sama, Kepala SDN 4 Sukasari, Paulus Sarino mengatakan pihaknya sangat menyayangkan pemberhentian pekerjaan bangunan sekolah baru. Ia sebagai kepala sekolah kerap ditanya oleh wali murid bahkan siswa.

“Saya gak bisa jawab, sebab saya sendiri gak punya kewenangan. Harusnya pemerintah mempermudah dalam membangun gedung sekolah baru, karena ini merupakan kepentingan pendidikan. Tapi semoga saja masalah ini cepat selesai,” ujar Sarino singkat. (eni)

Komentar Anda

comments