Jaya Real Property Bangun Showroom di Atas Lahan Sengketa

oleh -
Disegel, kawasan pusat penjualan mobil milik PT JRP. (feb)
Disegel, kawasan pusat penjualan mobil milik PT JRP. (feb)
Disegel, kawasan pusat penjualan mobil milik PT JRP. (feb)

Tangsel, PalapaNews — Showroom bursa mobil bekas yang dibangun PT Jaya Real Property di Bintaro Sektor VII, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) ternyata belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Padahal, pusat bisnis itu bakal diresmikan pada 2 April 2016 nanti.

Celakanya, lokasi tanah tempat didirikannya pusat mobil bekas tersebut berstatus sengketa antara PT Jaya Real Property Tbk selaku tergugat dengan Keluarga Teun bin Gebeng cs dengan ahli waris tanah bernama Djimin bin Dulhamid.

Hal itu dengan telah mendapat keputusan hukum yang inkrah dari Mahkamah Agung Republik Indonesia berdasarkan Putusan MA No.735 K/Pdt/2005, yang memenangkan para penggugat Gebeng cs, sebagai pemilik sah dari tanah bersertifikat Hak Milik seluas 18.417 meter persegi yang beralamat di Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

Aguslan Busro Ketua komisi IV DPRD Kota Tangsel saat rapat komisi IV di gedung DPRD Tangsel Senin,(28/03/16), rencananya memanggil pihak pengembang PT. Jaya Real Property, Tbk, namun batal dilaksanakan, lantaran pengembang tidak hadir.

“Kami selaku legislator dan pengawas pembangunan di Kota Tangsel, sangat menyayangkan ketidakhadiran pihak pengembang PT. Jaya Real Property, Tbk dalam memenuhi panggilan kami. Tujuannya untuk dimintai penjelasan seputar permasalahan pembangunan pusat mobil bekas Bintaro Jaya tersebut,” tandas Aguslan Busro.

Drajat Sumarsono anggota komisi IV DPRD Tangsel meminta kepada Pemerintah Kota Tangsel dalam hal ini Satpol PP dan Dinas BP2T Kota Tangsel, jangan ragu-ragu bertindak tegas menegakkan Perda Kota Tangsel yang telah dibuat.

“Laksanakan apapun yang harus dilaksanakan kalau itu sesuai peraturan dalam Perda Tangsel dan jangan dilakukan apapun jika itu tidak sesuai aturan Perda,” tegasnya.

Sampai eksekusi penyetopan selesai dilaksanakan, tidak satupun perwakilan dari manajemen PT Jaya Realty Property ke lokasi untuk memberikan penjelasan. Petugas security hanya bengong saja saat penyetopan gabungan oleh Satpol PP dan BP2T Tangsel. (feb)

Komentar Anda

comments