GIS 2 Serpong Kembali Gelar GISFEST

oleh -
banner 300250
Pembukaan GIS2FEST 2016 di Global Islamic School 2 Serpong. (man)
Pembukaan GIS2FEST 2016 di Global Islamic School 2 Serpong. (man)

Tangsel, PalapaNews — Global Islamic School 2 Serpong membuka kegiatan tahunan GIS2FEST. Acara yang dibuka dengan penampilan De Ville ini dihadiri seluruh partisipan lomba GIS2FEST dari 80 sekolah dan berlangsung di lapangan rumput GIS 2 Serpong, Kota Tangsel, Jumat (18/3/2016).

Direktur Global Islamic School, Itje Chodijah mengatakan tema yang diangkat pada tahun kedua pelaksanaan GISFEST ini adalah Rise Your Inner Hero. Maknanya, kata dia, yakni semua orang pasti memiliki jiwa kepahlawanan yang harus diasah dan dikembangkan.

“Kali ini OSIS GIS 2 Serpong yang memfasilitasi kegiatan ini. Salah satunya dengan menyelenggarakan beberapa cabang perlombaan dalam kegiatan yang dimulai sejak tanggal hari ini hingga 23 Maret 2016 mendatang,” ujarnya.

Bidang olahraga, bidang pendidikan dan kebudayaan menjadi fokus GIS2FEST 2016 kali ini. Mengingat bahwa olahraga dan pendidikan sangat erat hubungannya dengan dunia siswa-siswi.

Menurutnya, secara umum manfaat pendidikan pekan olahraga, seni, science dan agama bagi siswa adalah untuk membentuk potensi diri dan kebersamaan setiap individu dalam melakukan suatu kegiatan yang bersifat positif.

“Saya berharap, acara ini dapat dijadikan sebagai sarana siswa-siswi baik tingkat SMP maupun SMA untuk mengasah kemampuannya baik di bidang olahraga maupun pendidikan dan kebudayaan,” jelasnya.

Berapa perlombaan diantaranya futsal, Basket, Panahan, Silat dan Tenis Meja. Lebih dari 30 sekolah ikut bergabung pada perlombaan futsal, 20 sekolah untuk perlombaan basket, 60 peserta Panahan, dan kurang lebih 100 peserta pada cabang olahraga Silat.

Sementara itu ada 3 mata perlombaan untuk cabang pendidikan dan kebudayaan, diantaranya MHQ, English debate dan Saman yang diikuti lebih dari 30 sekolah se-Jabodetabek.

“Untuk penjurian mata cabang basket, panitia GIS2FEST mengundang PERBASI untuk mewakili memberi penilaian sebagai wasit. Sedangkan untuk tenis meja, panitia mengundang PTMSI,” tutupnya. (man)

Komentar Anda

comments