Pameran Furniture & Mozaik Indonesia 2016 Gaet Buyers Berbagai Negara

oleh -
Pameran Furniture IFFINA. (bd)
Pameran Furniture IFFINA. (bd)
Pameran Furniture IFFINA. (bd)

Jakarta, PalapaNews — IFFINA Furniture Indonesia dan Mozaik Indonesia 2016 menghadirkan desain-desain dan konsep furniture serta interior yang menarik dan unik. Pameran yang menjadi agenda tahunan pemerintah serta termasuk dalam rangkaian pameran ASEAN Furniture Industries Council ini, telah berhasil menarik buyers dari berbagai negara.

Taufik Gani, Ketua Umum ASMINDO mengungkapkan Industri furnitur dan kerajinan memiliki potensi yang tinggi dan dapat menjadi andalan di masa depan. Data BPS menunjukkan nilai ekspor industri furnitur dan kerajinan pada tahun 2015 mencapai US$2,6 miliar. Hal ini, menunjukkan bahwa potensi industri furnitur masih sangat besar dan mungkin untuk berkembang lebih lagi.

“Di tahun penyelenggaraannya yang ke-9, kami menghadirkan wajah baru IFFINA, yaitu Pameran Furniture Indonesia yang mengusung konsep ‘Unleashing High Quality Furniture Indonesia for International Market’ sebagai sarana untuk menunjukkan potensi Indonesia di dunia Internasional,” kata dia.

Ia menambahkan, IFFINA Furniture Indonesia dan Mozaik Indonesia tahun ini menyasar 3.500 buyer dan hingga minggu yang lalu sudah terdaftar 1978 buyer dari 87 negara. Pihaknya menargetkan transaksi sebesar US$700 juta.

Pameran Furniture Indonesia 2016 yang diikuti 300 exhibitor domestik dan asing ini, menampilkan keunikan beragam furnitur bermaterial rotan dan kayu dari Indonesia, serta berkolaborasi dengan Pameran Mozaik Indonesia, yaitu sebuah pameran bagi perdagangan Business to Business (B2B) yang akan memamerkan produk-produk terbaru dari produsen maupun manufaktur dan menyediakan inspirasi ide bagi para buyers sesuai dengan keunikan bisnis mereka masing-masing.

Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO) dan PT Traya Eksibisi Internasional (Traya Indonesia) menggelar Pameran Furniture Indonesia dan Mozaik Indonesia 2016,yang buka secara resmi oleh Bapak Saleh Husin, Menteri Perindustrian Republik Indonesia di Pre-Function Hall B Jakarta Convention Center (JCC).

Pameran yang menjadi salah satu agenda rutin tahunan pemerintah Republik Indonesia dan merupakan satu-satunya pameran furnitur di Indonesia yang diakui sebagai rangkaian Pameran ASEAN Furniture Industries Council ini, berlangsung pada 10-13 Maret 2016. (bd)

Komentar Anda

comments