Soal Intimidasi Aktivis Buruh, GBI Protes

oleh -
Ilustrasi. (joglosemar.co)
Ilustrasi. (joglosemar.co)

Jakarta, PalapaNews — Ribuan Buruh yang terhimpun dan Gerakan Buruh Indonesia (GBI), melakukan sikap protes kepada pemerintah. Protes ini menyusul adanya intimidasi 26 aktivis buruh oleh aparat kepolisian saat melakukan aksi protes di depan Istana Negara, Jakarta Pusat.

Gerakan Buruh Indonesia yang merupakan gabungan dari beberapa organisasi buruh se-Indonesia ini, yang terdiri dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) dan terdiri dari beberapa Federasi Buruh (FSPASI, SBSI 92, FSUI, FGSBM), menyesalkan sikap aparat kepolisian yang melakukan tindakan yang semena-mena kepada buruh.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menuturkan buruh akan terus berjuang tanpa takut kriminalisasi maupun intimidasi, meski saat ini buruh terus dikriminalisasikan.

“Tak sedikit pun kami akan mundur dalam memperjuangkan hak-hak buruh dan rakyat meski banyak intimidasi dan kriminalisasi yang kami dapatkan,” kata Said Iqbal dalam keterangan persnya kepada PalapaNews.com, Senin (22/2/2016).

Selain itu Said Iqbal juga menyerukan kepada aparat kepolisian, jangan menjadi alat rezim untuk mempertahankan kekuasaannya. “Kami berharap Kepolisian jangan sampai kembali menjadi alat rezim untuk mengamankan kekuasaannya,” tegasnya.

Bersama para Pimpinan seluruh Konfederasi yang tergabung dalam Gerakan Buruh Indonesia (GBI) ini, ribuan buruh, akan kembali melakukan aksi protes, sebagai bentuk penegasan bahwa gerakan buruh akan terus melawan kebijakan liberalisasi ekonomi Jokowi. (one)

Komentar Anda

comments