Polsek Serpong Ungkap Jaringan Pembuat Dokumen KIR Palsu

oleh -
Dokumen KIR Palsu yang diamankan petugas. (dok)
Dokumen KIR Palsu yang diamankan petugas Polsek Serpong. (ist)
Dokumen KIR Palsu yang diamankan petugas Polsek Serpong. (ist)

Tangsel, PalapaNews — Polsek Serpong Tangsel berhasil menangkap dua orang pelaku pemalsuan buku KIR di kawasan komplek Batan Indah Setu, Sabtu (20/2/2016). Kasus tersebut terungkap setelah adanya laporan korban yang menggunakan jasa calo pelaku yang curiga atas buku KIR yang diberikan dari pelaku.

Kasubag Humas Polres Tangsel, Ajun Komisaris (AKP) Mansuri mengatakan penangkapan bermula dari laporan korban warga bernama Amsyar yang menggunakan jasa calo yang dibuatkan oleh tersangka Haryadi atau Y (27). Menurutnya, pria asal Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, itu curiga dengan buku KIR yang diberikan calo.

“Pas pelaku serahkan dokumen korban merasa curiga karena dalam buku terdapat bekas tulisan yang dihapus dengan tipe x,” kata Mansuri, Minggu (21/2/2016).

Sebelum melakukan penangkapan polisi melakukan pemeriksaan atas dua surat KIR yang asli dan palsu tersebut dan dibuktikan buku KIR yang dibuat pelaku adalah palsu. Kepada petugas korban mengaku tidak diminta membawa kendaraannya untuk dilakukan pengujian.

Selain Haryadi polisi juga meringkus komplotan pelaku lainnya Mahfudin alias Aceng (46). Keduanya ditangkap ketika sedang menunggu calon korbannya di depan perumahan Batan Indah yang berseberangan dengan kantor pengujian kendaraan bermotor tersebut.

“Kedua pelaku mengaku sebagai calo,dan melayani untuk membuat uji KIR Jabodetabek dilihat dari barang bukti yang ditemukan,” papar Mansuri.

Dalam penggeledahan dirumah pelaku diketahui terdapat 200 lembar stiker uji KIR palsu, 3800 lembar plat uji KIR palsu2 buah printer,1 laptop,81 stempel berbagai lokasi, 2 bak stempel, sebuah besi yang bertuliskan angka untuk mencetak plat nomor, berikut palu serta 3 lembar kertas cetakan sablon dan 2 kaleng cat pilok.

“Modus operansi yang dilakukan adalah membuat buku dan stiker uji KIR dan plat uji KIR palsu ,” terangnya.

Hingga kini, jajaran kepolisian diakuinya terus mengembangkan kasus tersebut. Pasalnya, diduga aksi kejahatan itu melibatkan kelompok pelaku lain. (man)

Komentar Anda

comments