Koalisi Masyarakat Banten Minta Warga Cerdas Pilih Calon Gubernur

oleh -
Suhalemi Ismedi (kiri) dari Koalisi Masyarakat Banten Bersatu memberikan keterangan kepada wartawan. (one)
Suhalemi Ismedi (kiri) dari Koalisi Masyarakat Banten Bersatu memberikan keterangan kepada wartawan. (one)
Suhalemi Ismedi (kiri) dari Koalisi Masyarakat Banten Bersatu memberikan keterangan kepada wartawan. (one)

Tangsel, PalapaNews — Sejumlah nama mulai muncul dan digadang menjadi bakal calon Gubernur pada Pemilihan Gubernur Banten 2017 nanti. Masyarakat, diminta jeli memilih calon pemimpinnya untuk Banten lebih baik.

Koalisi Masyarakat Banten Bersatu menilai, tokoh-tokoh yang muncul ke permukaan akhir-akhir ini sudah cukup mumpuni. Mereka, antara lain Wawan Iriawan dari Partai NasDem, Andhika Hazrumy (Golkar), Wahidin Halim (Demokrat), Mulyadi Jayabaya (PDIP), Rano Karno (incumbent, PDIP) dan Tantowi Yahya (Golkar).

“Hanya saja, kami mengajak agar masyarakat memilih calon pemimpin yang memiliki keterikatan batin yang kuat dengan Banten. Artinya, mereka benar-benar merupakan tokoh Banten dan mengerti seluk beluk Banten,” kata perwakilan Koalisi Masyarakat Banten Bersatu, Suhalemi Ismedi.

Dari nama-nama yang muncul tadi, Suhalemi menilai tokoh macam Wawan Iriawan, Andhika Hazrumy, Wahidin Halim dan Jayabaya paling cocok memimpin Banten. Seperti Wawan yang merupakan kelahiran asli Pandeglang. Wahidin Halim yang memang asli Tangerang.

“Jayabaya yang pernah menjabat Bupati Lebak. Saya pikir mereka paling cocok dan memiliki keterikatan batin yang kuat dengan Banten,” tandasnya.

Sedangkan Rano dan Tantowi, menurutnya kurang tepat menjadi pemimpin di Banten. Suhalemi akui, secara nasab keduanya tidak punya ikatan sosial kultural dengan Banten.

Baca: Bangka Tengah Belajar RTRW ke Tangsel

“Bagaimana mau mimpin Banten kalau ikatan batin tidak ada. Coba tengok Gubernur Rano, apa yang sudah dilakukan untuk Banten selama menjabat. Nihil!” kata perwakilan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KMPD), Imen Saragih.

Imen akui, berdasarkan undang-undang siapa pun berhak mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Meski begitu, ia menilai jika suatu daerah akan lebih baik jika dipimpin oleh tokoh asli daerah tersebut.

“Kita ini rindu tokoh asli Banten menjadi pemimpin Banten. Jangan sampai proses pembangunan di Banten stagnan seperti ini,” jelasnya. (one)

Komentar Anda

comments