Murid SD di Tangsel Masih Dipungut Uang Buku LKS

oleh -
Ilustrasi. (bbs)
Ilustrasi. (bbs)
Ilustrasi. (bbs)

PalapaNews- Jargon pendidikan gratis tingkat sekolah dasar (SD) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali tercoreng. Ini setelah adanya laporan orangtua murid yang masih harus mengeluarkan uang untuk beragam biaya.

Salah satunya di SD Negeri Serua Indah 1 di Kelurahan Serua Indah, Kecamatan Ciputat. Di sekolah itu, murid-murid tetap harus mengeluarkan biaya untuk membayar buku lembar kerja siswa (LKS). Besarnya hingga Rp200 ribuan.

“Katanya sekolah gratis, tapi buktinya setiap semesteran masih harus keluar uang ratusan ribu untuk beli buku,” kata Nabilah, salah seorang orangtua murid, Jumat (8/1/2016).

Untuk semesteran lalu, ia mengaku harus membayar uang untuk pengadaan buku LKS sebesar Rp200 ribu. Untuk awal tahun ini, kata dia, ia mengaku tetap harus membayar uang buku. Hanya saja, bukan untuk uang buku LKS.

“Sekarang kita harus baya buku lain, seperti buku tematik. Kalo begini kan terkesan diada-adakan jadinya. Kalau pemda sudah menggratiskan kenapa harus mengadakan buku lain yang siswa harus bayar? Ya mudah mudahan bukan hanya sebatas proyek sekolahan dengan distributor buku,” tandasnya.

Untuk diketahui, Kota Tangsel sudah memiliki peraturan yang melarang adanya pungutan apa pun di satuan pendidikan dasar. Aturan itu, yakni Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 3 Tahun 2010 tentang petunjuk pelaksanaan mekanisme sumbangan pendidikan secara sukarela dari masyarakat untuk satuan pendidikan dasar dan menengah. (zah)

Komentar Anda

comments