Komersialisasi Bandara Pondok Cabe Ditunda?

oleh -
Pembenahan runway Bandara Pondok Cabe. (ymw)
Pembenahan runway Bandara Pondok Cabe. (ymw)
Pembenahan runway Bandara Pondok Cabe. (ymw)

PalapaNews- Rencana komersialisasi Bandara Pondok Cabe oleh PT Pelita Air Services (PAS) pada Maret 2016 mendatang terancam batal. Pasalnya, masih banyak proses perizinan yang harus ditempuh PT PAS selaku pengelola bandara yang berlokasi di Kelurahan Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), itu.

Demikian dikatakan Sekretaris PT PAS, Benny Respati menjelaskan kepada wartawan, Senin (14/12/2015). Ia mengaku, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada Kementerian Perhubungan RI belum mau memberikan izin jika segala kelengkapan belum diselesaikan.

“Untuk saat ini, kami fokus dulu pada persyaratan fisik. Setelah itu, kami juga akan mengurus syarat manual teknis yang merupakan syarat dari Dirjen Perhubungan Udara,” tandasnya.

Benny mengaku, pekan kemarin Kementerian Perhubungan telah memanggil PT Pertamina dan PT Garuda Indonesia untuk mengklarifikasi atas pemberitaan media massa selama ini. Rencana pengoperasian tidak begitu saja bisa dilakukan oleh kedua perusahaan plat merah sebelum memenuhi persyaratan lengkap.

“Kami belum memikirkan sejauh itu,” terang Benny ketika ditanyakan perihal pembentukan unit Polsubsektor Bandara Pondok Cabe.

‎Perlu diketahui, Kementerian Perhubungan meminta otoritas pengelola sarana angkutan transportasi udara di Kota Tangsel untuk mematuhi aspek keselamatan dan keamanan. Persyaratan harus dipenuhi sebelum bandara private ini beralih fungsi melayani penerbangan komersial berjadwal milik maskapai Garuda Indonesia.

Sebelumnya, pengamat penerbangan Gerry Soejatman berpendapat, sejumlah elemen yang mesti dikaji ulang oleh lembaga negara berwenang seperti masalah ruang udara. ‎Apalagi berdekatan dengan Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma yang arus hilir mudik pesawat terbang setiap harinya tergolong padat.

“Ya memang ruang udara harus dikaji ulang, sesuai dengan jumlah bergerakan masing-masing bandara,” ujarnya. (ymw)

Komentar Anda

comments