Ini 3 Tuntutan HMI untuk Presiden Jokowi

oleh -
Spanduk tuntutan HMI saat unjuk rasa di UIN Syarif Hidayatullah. (hai)
Spanduk tuntutan HMI saat unjuk rasa di UIN Syarif Hidayatullah. (hai)
Spanduk tuntutan HMI saat unjuk rasa di UIN Syarif Hidayatullah. (hai)

PalapaNews- Aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat di depan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (31/10/2015) berlangsung damai.

Dalam aksi yang juga melibatkan 29 cabang HMI se-Indonesia ini, mahasiswa mengajukan tiga tuntutan kepada pemerintah.

“Pertama, pemerintah harus segera tuntaskan bencana asap di Sumatera dan Kalimantan, kedua tindak tegas pelaku pembakaran, dan ketiga jika kedua poin tersebut tak terlaksana, Jokowi harus mundur,” kata Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kepemudaan (PTKK) HMI Cabang Ciputat, Johan Eko Prasetyo.

Terpisah, Hairil Anuar selaku Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Ciputat, menilai pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla yang telah berjalan lebih dari satu tahun tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan Indonesia.

“Saya kira Jokowi tidak serius jadi presiden, karena kami menduga pihak yang melakukan pembakaran hutan di Sumatera Selatan, Kalimantan dan Pekanbaru adalah investor yang selama ini mendukung Jokowi menjadi presiden,” kata Anuar.

Ia menduga, ada upaya pemerintah mengalihkan perhatian masyarakat dari kasus-kasus besar, yang selama ini masih belum terselesaikan.

“Perjalanan Jokowi ke AS, meredupnya kasus BLBI sampai bom di Alam Sutera beberapa hari yang lalu. Itu saya kira sebagai pengalih isu,” tambah Anuar. (hai)

Komentar Anda

comments