Arief Kenalkan Bank Sampah di Climate Week

oleh -

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah.(bbs)Palapanews- Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, Selasa (6/10/2015) menjadi narasumber dalam acara Climate Week yang diadakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia bekerjasama dengan United Nations Development Programme (UNDP).

Dalam acara yang dilaksanakan di Hotel Crowne Jakarta tersebut, Walikota menyoroti isu pengelolaan lingkungan di Kota Tangerang melalui program 1000 Bank Sampah.

“Kami tahun 2008 masuk kota terkotor ke- 2 se-Indonesia, namun melalui kerjasama semua pihak kami sampai saat ini sudah dua kali meraih Adipura Kencana,” jelasnya.

Dihadapan ratusan peserta yang berasal dari praktisi lingkungan dan perwakilan pemerintah daerah, Walikota juga menjelaskan bahwa kunci keberhasilan Kota Tangerang dalam pengelolaan lingkungan bertumpu pada keterlibatan masyarakat dalam menjalankan program zero waste system melalui pembentukan Bank-bank sampah yang sampai saat ini berjumlah 350 buah.

“Kita ajarkan mereka bagaimana mengurangi sampah langsung dari sumbernya sehingga sampah yang diangkut ke TPA tinggal residuenya saja. Cukup dengan menabung sampah di Bank Sampah, masyarakat sudah tidak perlu mengeluarkan uang buat bayar listrik,” imbuhnya.

Kebijakan pengurangan sampah langsung dari sumbernya juga berimplikasi dengan berkurangnya volume sampah yang masuk ke TPA, sehingga tidak mengherankan jika TPA Rawa Kucing yang dimiliki oleh Kota Tangerang saat ini terlihat lebih indah dan hijau.

“Kami menyebut TPA bukan lagi Tempat Pembuangan Akhir, tapi Taman Pengolahan Akhir, karena memang di TPA kami dilengkapi juga dengan berbagai taman, bahkan lapangan bola dan danau yang banyak dikunjungi anak-anak sekolah untuk belajar pengelolaan sampah,” Pungkasnya.

Climate Week merupakan kegiatan tahunan yang diadakan untuk membahas isu global terkait kebijakan pemerintah dalam menghadapi perubahan iklim dunia. Dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai acara yang terdiri dari seminar, lokakarya, dialog, expo dan kunjungan lapangan dengan mengangkat tema “Building Climate Change Resilience at Regional, National and Local Level”.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak dari pengambil kebijakan, akademisi, praktisi dan masyarakat yang langsung menangani upaya membangun ketahanan iklim di berbagai level. (nai)

Komentar Anda

comments