3 Laporan Pelanggaran Pilkada Kurang Bukti

oleh -
Muhammad Acep, anggota Panwaskada Tangsel. (one)
Muhammad Acep, anggota Panwaskada Tangsel. (one)

Palapanews- Dari lima laporan pelanggaran pilkada yang masuk ke Panitia Pengawas Pilkada (Panwaskada) Kota Tangsel, tiga laporan dinyatakan tidak memenuhi syarat lantaran tidak cukup bukti.

“Tiga laporan dugaan pelanggaran yang dilakukan paslon nomor 3 (Airin-Benyamin) tak dapat ditindaklanjuti,” kata anggota Panwaskada Kota Tangsel, Muhammad Acep di Sekretariat Panwaskada Tangsel, Serpong, Selasa (15/9/2015).

Tiga laporan yang tak dapat ditindaklanjuti itu, antara lain laporan terkait dugaan money politic dan kampanye terselubung yang dilakukan Airin-Benyamin di Bintaro, Pondok Aren.

“Bukti yang dilampirkan hanya berupa keterangan saksi di Pondok Aren, print media online. Bahkan, ada laporan yang hanya berdasarkan broadcast namun tak ada saksi di lokasi,” Acep menambahkan.

Terkait kampanye terselubung yang dilakukan Mochamad Ramlie di kegiatan Gerak Jalan di Pamulang, Ketua Panwaskada Kota Tangsel M Taufiq MZ mengatakan, dari hasil rapat pleno Panwaskada Kota Tangsel, Ramlie sebagai Ketua DPRD Kota Tangsel dianggap tidak etis dan tidak fair.

“Kami memberikan rekomendasi kepada KPU untuk memberikan teguran kepada Ramlie karena menggunakan atribut kampanye di kegiatan tersebut,” katanya.

Namun, lanjut Taufiq, pihaknya tidak menemukan bukti bahwa Ramlie melakukan ajakan atau iming-iming. Kegiatan Ramlie pada saat itu hanya datang duduk, berbincang kemudian pulang. Teguran kepada Ramlie hanya persoalan Ketua DPRD datang mengenakan kaus bertuliskan Airin-Benyamin di kegiatan gerak jalan tersebut.

“Itu teguran etika. Bahwa Ketua DPRD harusnya menjadi contoh bagi yang lain,” tambahnya.

Rencananya, besok Rabu 16 September 2015, Panwaskada akan memanggil Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tangsel Dadang Raharja terkait adanya laporan dugaan money politik saat kegiatan menebar benih ikan.

Selain itu, Kepala Dishubkominfo Kopta Tangsel Sukanta juga akan dipanggil terkait kegiatan dugaan pelanggaran Pilkada di kegiatan Wifi Corner dan pemuatan berita di situs rtesmi Pemkot Tangsel. (zar)

Komentar Anda

comments