SMP Negeri 19 Disegel Warga

oleh -

SMP N 19 TangerangPalapa News – Ekspresi kekecewaan Warga di sekitar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 19 Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, tidak dapat terbendung saat melakukan aksi penyegelan sekolah. Aksi itu terpicu karena tidak bisa mendaftarkan anaknya untuk masuk ke sekolah tersebut.

Menurut salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, kenapa warga sekitar tidak bisa dapat bersekolah yang berlokasi di Besi Raya Perumnas 2, padahal tahun lalu ada yang namanya bisa lingkungan.

“Tahun lalu, warga sekitar bisa memasukkan anaknya ke sekolah tersebut, kenapa tahun sekarang tidak bisa,” ungkapnya seraya menegaskan, jika warga akan kembali datang ke sekolah untuk meminta kejelasan yang lebih tepat.

Kemarahan warga pun juga dilepaskan dengan memasang spanduk yang bertuliskan “Kami Warga RW 015 Kecewa” ditambah dengan adanya penutupan pintu gerbang sekolah yang juga dipasangi spanduk dengan tulisan “Pintu Sekolah ini di Segel Warga sampai Warga RW 015 diterima di Sekolah SMP Negeri 19”

Sekretaris Kecamatan Cibodas, Nurul Huda menegaskan, jika aksi tersebut disebabkan oleh warga yang tidak bisa memasukkan anaknya ke SMP Negeri 19 Kota Tangerang. Memang untuk tahun lalu, ada yang namanya bina lingkungan, dimana warga sekitar sekolah memperoleh jatah domisili untuk memasukkan anaknya ke sekolah yang bersangkutang. Tapi, untuk tahun ini tidak ada karena berdasarkan NEM.

“Untuk tahun ini yang lebih diutamakan adalah NEM, dimana setiap sekolah memiliki standarisasi NEM, semakin kecil NEM tersebut, maka akan semakin kegeser dengan NEM yang lebih besar,” tegas Nurul Huda.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Kebudayaan ini menambahkan, aksi tersebut dilakukan oleh 15 perwakilan warga yang mengalami keberatan atas sistem penerimaan siswa secara online ini.

“Tadi warga sudah berkoordinasi dengan Kepala Sekolah SMP Negeri 19 Kota Tangerang, dan Kepala Sekolah meminta pernyataan warga secara tertulis atas keberatan yang dialami warga,” jelas Nurul Huda seraya mengungkapkan, pihaknya akan melakukan dengan Dinas Pendidikan Kota Tangerang terkait aksi yang dilakukan oleh warga sekitar.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan,” jelasnya.(nai)

Komentar Anda

comments