Pengunjung Panik, Supermal Karawaci ‘Terbakar’

oleh -
Simulasi kebakran di Supermal Karawaci.(bud)
Simulasi kebakran di Supermal Karawaci.(bud)
Simulasi kebakran di Supermal Karawaci.(bud)

 

Palapa News- Pukul 09.00 WIB telah terjadi “kebakaran” di Supermal Karawaci yang membuat ribuan pegawai dan pengunjung mal berhamburan keluar mal untuk menyelamatkan diri. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (3/12/2014) pagi dan mampu diatasi berkat kesigapan petugas dari satuan Damkar serta petugas keamanan mal.

Sirine berbunyi nyaring sebagai tanda bahaya membuat kaget ribuan karyawan dan para pengunjung Supermal Karawaci, Tangerang, Banten yang baru saja memulai aktivitasnya. Spontan mereka berlarian sambil berdesakan menuju pintu keluar mal. Petugas keamanan mal pun dibuat sibuk dan berusaha meminta orang-orang agar jangan panik dan tetap tenang.

Tak lama petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tangerang, tim medis RS Qodar serta aparat kepolisian Polsek Kelapa Dua berdatangan untuk memadamkan api dan mengevakuasi para korban. Dalam waktu singkat petugas gabungan tersebut berhasil mengatasi keadaan.

Peristiwa kebakaran itu bukan kejadian sebenarnya, namun merupakan bagian dari skenario simulasi latihan evakuasi bencana kebakaran yang rutin dilaksanakan di Supermal Karawaci. “Kegiatan ini dilakukan dengan berbagai skenario yang tidak diketahui oleh karyawan toko, pengunjung maupun staf PT Supermal Karawaci,” ungkap Aji Widianto, GM Operation Supermal Karawaci usai kegiatan simulasi.

Aji berharap melalui latihan evakuasi ini, semua karyawan dan pengunjung mal bisa memahami satu hal bahwa bencana kadang tidak pernah dapat diduga kapan datangnya dan setiap usaha evakuasi bertujuan untuk menyelamatkan jiwa. Sehingga karyawan dan pengunjung dibekali pengetahuan pengetahuan yang cukup bagaimana harus bertindak untuk tetap tidak panik saat menghadapi bencana.

“Satu lagi melalui latihan ini, pengunjung diajak untuk belajar tidak bersikap egois dan mementingkan diri sendiri, namun sebaliknya memiliki hati yang peduli terhadap sesama dan lingkungan di sekitarnya,” tegas Aji.

Menurut Eni Rohaeni, Sr. Marcomm & CRM Manager Supermal Karawaci, acara simulasi evakuasi bencana kebakaran ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ulang tahun Supermal Karawaci ke-19 dan bagian dari proses waspada terhadap bencana yang bisa terjadi kapan pun.

“Bunyi Serine putus putus berarti siap siaga, sedangkan bunyi serine panjang yang berarti saatnya evakuasi,” jelas Eni.

Pada kesempatan tersebut juga digelar pertunjukan ketangkasan petugas keamanan dari menejemen Supermal Karawaci dalam mengatasi berbagai tantangan yang datang seperti demonstrasi dan huru hara, di samping bencana kebakaran. (bud)

Komentar Anda

comments