Praktik Ajar itu Penting!

oleh -
Peserta pelatihan sejumlah 150 orang datang dari 10 SMP di 5 rayon Kabupaten Serang.(rls)
Peserta pelatihan sejumlah 150 orang datang dari 10 SMP di 5 rayon Kabupaten Serang.(rls)
Peserta pelatihan sejumlah 150 orang datang dari 10 SMP di 5 rayon Kabupaten Serang.(ist)

Palapa News- Sebuah kegiatan pelatihan tidak akan lengkap tanpa praktik mengajar. Hal tersebut ditegaskan Elis Yulaeti, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Serang saat membuka acara Peningkatan Kompetensi Guru Mata Pelajaran “Praktik Pembelajaran yang Baik Dalam Implementasi Kurikulum 2013” di Serang, Jumat (17/10/2014) lalu.

“Pemberian materi itu memang penting. Tapi jika tidak ada langsung dipraktikkan, apalagi tanpa dievaluasi, percuma!” ujar Hj Elis.

Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Mata Pelajaran ini adalah pelatihan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Serang dengan dukungan dari USAID PRIORITAS. Bentuk dukungan yang diberikan, yakni penyediaan fasilitator sejumlah 15 orang, modul pelatihan, serta alat tulis kantor minimal.

Pelatihan ini sendiri diikuti oleh 150 guru mata pelajaran dari 10 SMP di 5 rayon wilayah kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Serang.

Pemberian materi praktik pembelajaran yang baik dalam implementasi Kurikulum 2013 diberikan selama 3 hari berturut-turut, terhitung Jumat sampai dengan Minggu.

Di hari keempat, Senin (20/10/2014), para peserta akan mengikuti praktik mengajar di SMPN 1 Kragilan. Dalam kesempatan tersebut, setiap peserta akan secara bergantian mempraktikkan pendekatan pembelajaran kontekstual sesuai Kurikulum 2013 selama dua jam pelajaran atau 80 menit, sesuai mata pelajaran yang mereka ampu.

Peserta praktik ajar yang sedang tidak mengajar, meninjau dan memberikan penilaian. Seluruh penilaian akan dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan saat peserta kembali mengajar di sekolah asal mereka.

Menanggapi kebutuhan hadirnya para guru selama beberapa hari di lokasi pelatihan, Hj Elis mengatakan pelatihan seperti ini adalah investasi SDM pendidikan.

“Guru mata pelajaran tidak mengajar dua hari (Jumat dan Senin) di sekolah asal mereka, tapi ‘kan ilmu yang diperoleh bisa digunakan untuk seterusnya. Lagipula masih ada guru BP, wali kelas, bahkan Kepala Sekolah yang bisa menggantikan.”

Pelatihan ini merupakan pelaksanaan program diseminasi, yaitu pelatihan yang sepenuhnya didukung oleh APBD. Pada tahun 2014, Dinas Pendidikan Kabupaten Serang menyiapkan dana tidak kurang dari Rp128 juta khusus untuk kegiatan pelatihan guru.(rls/one)

Komentar Anda

comments