“Lupa, Waktu itu Saya Nikah Pas Musim Hujan”

oleh -
Pasangan Muhasim dan Nara saat isbat nikah.(one)
Pasangan Muhasim dan Nara saat isbat nikah.(one)
Pasangan Muhasim dan Nara saat isbat nikah.(one)

Palapa News- “Lupa, waktu itu saya nikah pas musim hujan.” Begitulah jawaban seorang peserta isbat nikah yang digelar di aula Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (26/9/2014), saat ditanya ihwal tahun pernikahan.

Pasangan tersebut bernama Muhasim (62) dan Nara (57). Kedua pasangan suami istri ini tinggal di RT 6/RW 4 Kelurahan Pakujaya, Serpong Utara.

“Pas musim hujan. Kalau ngga salah antara Agustus sampai Oktober. Tahunnya saya lupa,” kata Muhasim polos.

Muhasim yang memiliki tiga anak ini mengaku turut jadi peserta isbat nikah massal setelah mendapat informasi dari pegawai kelurahan.

“Saya dapat informasi. Diminta mendaftar, ya saya daftar,” kata kakek dengan enam cucu ini.

Diketahui, sebanyak 100 pasangan suami istri mengikuti isbat nikah massal di aula Kecamatan Setu, yang digelar Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPPKB) Kota Tangsel.

“Total tahun ini sudah 170 pasangan yang isbag nikah,” kata Kabid Pemberdayaan Perempuan pada BPMPPKB Kota Tangsel, Listya.

Menurutnya, isbat nikah massal yang digelar tahun ini sudah memasuki tahun kelima. “Dari tahun 2010 dilaksanakan,” kata dia.

Secara rinci, Listya memaparkan untuk tahun 2010 ada 100 pasangan, tahun 2011 ada 250 pasangan, tahun 2012 ada 120, tahun 2013 ada 140 pasangan.

“Untuk tahun ini, total ada 170 pasangan yang isbat. Hari ini 100 dan sebelumnya 70 pasangan,” kata dia.

Listya mengaku, untuk melaksanakan isbat nikah massal ini pihaknya bekerjasama dengan Pengadilan Agama Klas IB Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

“Hakim didatangkan dari Pengadilan Agama Tigaraksa,” tandasnya.(one)

Komentar Anda

comments