Polisi Usut Aksi Koboy Jalanan Oknum Jaksa

oleh -
Pemilik SPBU 3415317, Leo menunjukan lokasi saat Markus mengancam petugas SPBU
Pemilik SPBU 3415317, Leo menunjukan lokasi saat Markus mengancam petugas SPBU
Pemilik SPBU 3415317, Leo menunjukan lokasi saat Markus mengancam petugas SPBU

Palapa News – Pasca aksi koboy jalanan oknum Jaksa bernama Markus Panjaitan di SPBU 3415317, Jalan Raya Ciater, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel, Senin (2/9/2013) malam, petugas kepolisian dari Polsek Serpong langsung melakukan penyelidikan.

“Kita sudah terjunkan tim ke lokasi kejadian. Selanjutnya akan kami ambil langkah pengusutan kasus atas laporan warga soal adanya senjata yang ditodongkan pelaku. Termasuk keaslian senjata itu,” kata Kanit Reskrim Polsek Serpong, Ipda Sumiran, Selasa (3/9/2013).

Ditambahkannya, sejumlah warga yang membuat laporan juga bakal ditindaklanjuti termasuk memintai keterangan dari korban.

Seperti diberitakan, seorang oknum Jaksa di salah satu Kejaksaan Negeri (Kejari) mengacungkan pistol kepada petugas SPBU 3415317, Jalan Raya Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel, Senin (2/9/2013) malam.

“Dia (Markus) mengajak berkelahi karyawan saya dan sempat mengeluarkan pistol. Dia juga mengancam akan menembak karyawan saya,” kata pemilik SPBU Leo 3415317 menjelaskan kepada wartawan, Selasa (3/9/2013) sore.

Diceritakan Leo, kejadian bermula saat istri Markus bernama Luciana Eveline hendak mengisi bahan bakar mobil yang dikendarainya. Saat masuk SPBU, Luciana diarahkan seorang petugas jaga bernama Priyatna supaya tidak masuk lewat pintu keluar karena membahayakan pengemudi lain yang sudah selesai mengisi bahan bakar.

Bukannya mengindahkan anjuran petugas jaga SPBU, Luciana justru mencak-mencak sembari mengancam memanggil suaminya. Kebetulan jarak antara SPBU dengan rumah Luciana tidak begitu jauh. Hanya dalam hitungan menit, Markus tiba di SPBU dan langsung marah-marah mencari Priyatna yang telah menegur istrinya.

“Waktu dijawab karyawan saya sudah pulang, dia (Markus) tetap nekat masuk ke kantor. Saat coba ditemui dan diajak bicara baik-baik, karyawan saya malah diajak berkelahi dan dikeluarkan pistol,” paparnya.(iwa)

Komentar Anda

comments