Rikwanto: Premanisme Tumbuh Subur di Tangerang

oleh -

preman ditangkapPalapa News – Sedikitnya 958 preman asal Tangerang terjaring aparat Polda Metro Jaya. Ratusan preman ini ditangkap dalam kurun waktu 6 bulan pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi yang digelar 4 November 2012 hingga 4 April 2013.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto mengatakan 165 preman dari 958 preman asal Tangerang ditahan. Sedangkan sisanya, 771 preman mendapat pembinaan. “Selama 6 bulan kami menjaring 2.315 preman,” katanya.

Rikwanto menambahkan, banyaknya jumlah preman di Tangerang itu disebabkan sempitnya lapangan pekerjaan di daerah yang mengalami pertumbuhan pembangunan cukup tinggi tersebut.

“Tangerang wilayahnya luas, juga karena kaum urbannya dari daerah. Selain itu sempitnya lapangan pekerjaan, pendidikan minimalis, maka hal tersebut cenderung terjadi,” kata Rikwanto.

Rikwanto menuturkan, keberadaan preman di Tangerang tidak bisa terlihat secara kasat mata. Jumlah preman tidak bisa didata dengan angka statistik.

“Preman tidak bisa didata, tapi pengangguran yang terdata. Kan tidak ada yang mau dikatakan preman. Sebutan preman itu sendiri muncul dari masyrakat. Seperti dari ngamen minta jumlah tentu dan meresahkan. Namun itu tidak bisa jadi stereotip,” ujar Rikwanto.

Operasi pemberantasan aksi premanisme semakin gencar dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Polisi menahan para preman yang terbukti melakukan tindak kejahatan, sementara bagi yang tidak mterbukti mendapat pembinaan.(le/awa)

Komentar Anda

comments