Jasad Terduga Teroris Sempat Tak Muat di Liang Lahat

oleh -

Palapanews.com – Peristiwa tak lazim muncul ketika jasad Kodrad Abu Umar (30), satu orang komplotan teroris yang tewas ditembak mati saat dimakamkan di Tempat Pemakaman Wakaf (TPW) Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Selasa (19/3). Hal tersebut tentunya mengundang perhatian warga sekitar.

“Mayatnya diangkat lagi tuh. Kayaknya ga muat,” ungkap Darto, seorang pewarta televisi swasta yang sejak kedatangan jenazah Kodrat terus merekam lewat kameranya.

Keluraga beserta kerabat Kodrad akhirnya menggali kembali liang kubur tersebut. Pasalnya, makam tersebut kurang panjang. Kondisi ini mengundang warga yang berkerumun dan menyaksikan prosesi pemakaman dari jarak jauh.

Diketahui, Kodrad sempat menghilang selama empat hari dari rumah rumah. Sebelumnya kepada sang istri Nia Kurniati (25), warga jalan Masjid Darul Mualimin RT 03/07, Kelurahan Pondok Kacang Timur, ini mengaku pamit ingin menengok sang ibu di Sukabumi.

Keluarga mulai dihinggapi perasaan gundah. Kodrad tak pulang tanpa memberikan kabar kepada istrinya selama berada di Sukabumi, Jawa Barat. Keluarga bertambah khawatir setelah melihat ramainya tayangan berita di televisi.

Tayangan berita menginformasikan aparat Resmob Polda Metro Jaya berhasil menangkap komplotan tersebut di Mustika Jaya, Bekasi. Tiga dari tujuh komplotan perampok toko emas masing-masing Makmur alias Bram, Armand dan Kodrad alias Polo ditembak mati karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

“Kantornya bilang sudah ga masuk kerja, terus kan namanya sama di tv” kata Muhammad Yasin (65), mertua Kodrat pensiunan guru SD di Tanah Abang asal Bima, Nusa Tenggara Barat.

“Kan namanya ada di situ. Perasaan keluarga kayaknya benar itu mantu saya,” ujar pria paruh baya berjenggot dan kopiah putih ini. Yasin menambahkan, kepada keluarga Kodrat mengaku bekerja sebagai ahli komputer. “Kantornya di daerah di BSD,” tambahnya.

Aparat Polda Metro Jaya melansir, Makmur alias Bram, otak pelaku perampokan toko emas “Terus Jaya” rekan Kodrat yang juga tewas yang tewas ditembak merupakan salah satu anggota jaringan teroris kelompok Abu Umar. (ymw)

Komentar Anda

comments