Menko Polhukam: TNI & Polri Harus Menahan Diri

oleh -
banner 300250

Palapa News – Mendapat laporan penyerangan dan pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Oleh Oknum TNI, Menko Polhukam Djoko Suyanto meminta Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono segera meredam situasi.

“Iya sudah ada laporan ke saya. Panglima dan Kapolri sudah perintahkan ke jajarannya untuk meredam situasi. Sekarang sedang diusut,” jelas Djoko seperti dikutip detikcom, Kamis (7/3/2013).

Penyerangan dan pembakaran ini terjadi pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB. Puluhan oknum TNI datang dan menyerbu Mapolres. Petugas kepolisian yang berjaga tak bisa berbuat banyak. Api membesar dan membakar Mapolres.

Ditempat terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPR Al Muzammil Yusuf menyayangkan pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, oleh sekelompok oknum prajurit TNI. Ia meminta Kapolda Sumsel dan Pangdam Sriwijaya diminta turun tangan menyelesaikan konflik.

“Harus segera ada penyelesaian antara pimpinan institusi, yaitu antara Pangdam Sriwijaya dengan Kapolda,” kata Muzammil di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Diinformasikan sebelumnya, penyerangan dan pembakaran ini diduga dipicu kasus pelanggaran lalu lintas yang menewaskan Pratu Her pada Januari lalu. Kasus ini sebenarnya sudah diselesaikan, namun kemudian meletus kembali, puncaknya pembakaran ini.

Dari aksi tersebut mengakibatkan Kapolsek Martapura terluka parah akibat tusukan sangkur, dua pos polisi beberapa mobil patroli rusak.(ndo/dtc)

Komentar Anda

comments

banner 300250