Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk memperkuat sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini (PAUD) pada 2026. Program tersebut ditargetkan menjangkau 115 satuan PAUD guna meningkatkan angka partisipasi sekolah (APS) pada jenjang pendidikan anak usia dini.
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Rizkia Fitria, mengatakan dari target 115 lembaga, sebanyak 72 PAUD telah dialokasikan menerima bantuan melalui APBD murni 2026. Sementara sisanya akan dianggarkan melalui APBD Perubahan.
“Dari total target 115 satuan pendidikan, pada APBD murni 2026 kami telah mengalokasikan bantuan untuk 72 lembaga. Selanjutnya akan dilanjutkan melalui anggaran perubahan,” kata Rizkia, Rabu (5/8/2026).
Ia menjelaskan, penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi oleh pengawas PAUD formal serta penilik pendidikan nonformal agar bantuan tepat sasaran.
Bantuan yang diberikan meliputi meja dan kursi anak, loker penyimpanan tas, papan tulis, alat peraga edukatif, serta sarana penunjang pembelajaran lainnya.
“Dengan dukungan sarana dan prasarana yang lebih baik, kami berharap angka partisipasi sekolah pada jenjang PAUD terus meningkat. Saat ini angkanya sudah mencapai sekitar 90 persen, tetapi kami ingin terus meningkatkannya hingga semakin optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang tertuang dalam RPJMD Kota Tangsel 2025–2029.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Karena itu, kita harus memastikan anak-anak mendapatkan layanan pendidikan yang baik sejak usia dini agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan,” kata Benyamin. (red)
