Daya Tampung Menyusut, Normalisasi Situ Bulakan Tangerang Dikebut untuk Tekan Banjir

Palapanews.com- Pemerintah mulai melakukan normalisasi Situ Bulakan di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang setelah kapasitas tampungnya menurun akibat sedimentasi, di tengah masih berulangnya persoalan banjir di wilayah tersebut.

Normalisasi dilakukan melalui pengangkatan endapan yang selama ini mengurangi daya tampung situ. Pemerintah Provinsi Banten menyebut kapasitas Situ Bulakan saat ini sekitar 350 ribu meter kubik dan ditargetkan meningkat menjadi 600 ribu meter kubik setelah pengerukan.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan peningkatan kapasitas itu diharapkan dapat menahan debit air dan mengurangi limpasan ke permukiman warga. “Melalui normalisasi ini diharapkan kapasitasnya meningkat sehingga mampu mengurangi beban air yang masuk ke lingkungan permukiman,” ujarnya saat meninjau lokasi, Rabu (20/5).

Selain Situ Bulakan, penanganan banjir juga diarahkan ke Sungai Cirarab yang selama ini menjadi salah satu jalur utama aliran air di kawasan Tangerang Raya. Pemerintah meminta koordinasi lintas daerah diperkuat agar normalisasi berjalan maksimal.

Upaya tersebut menunjukkan penanganan banjir di Tangerang masih bergantung pada perbaikan infrastruktur pengendali air yang kapasitasnya menurun. Sejumlah titik disebut masih membutuhkan intervensi serupa untuk mengurangi risiko genangan berulang.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyatakan persoalan banjir menjadi prioritas pemerintah daerah dan memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi dan daerah sekitar.

Ia menambahkan, selain normalisasi situ dan sungai, koordinasi juga dilakukan untuk penanganan Kali Angke di wilayah timur serta kawasan perbatasan dengan DKI Jakarta.

“Persoalan banjir merupakan masalah lintas wilayah sehingga membutuhkan kolaborasi dan kerja sama semua pihak,” tandasnya. (ydh)