RUPST 2026, Laba WOM Finance Rp142,55 Miliar

Palapanews.com- PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) mencatat pertumbuhan kinerja sepanjang 2025. Penyaluran pembiayaan baru mencapai Rp5,94 triliun atau naik 9,35 persen dibanding tahun sebelumnya.

Capaian itu disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Senin, 30 Maret 2026 di Jakarta Pusat.

Direktur WOM Finance Cincin Lisa Hadi mengatakan, total aset perseroan meningkat menjadi Rp7,37 triliun, sementara ekuitas mencapai Rp1,98 triliun.

Dari sisi laba, perusahaan membukukan keuntungan bersih Rp142,55 miliar. Return on Asset (ROA) tercatat 2,41 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 7,45 persen.

“Kualitas pembiayaan tetap terjaga,” kata Cincin. Rasio non-performing financing (NPF) gross berada di level 2,17 persen dan NPF net 0,95 persen.

Untuk menopang ekspansi, WOM Finance menerbitkan obligasi senilai Rp1,5 triliun melalui skema Penawaran Umum Berkelanjutan sepanjang 2025. Perseroan juga memperoleh tambahan fasilitas kredit perbankan sebesar Rp1,65 triliun.

Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui laporan keuangan 2025, penggunaan laba bersih, serta penunjukan akuntan publik untuk tahun buku 2026. Rapat juga menetapkan perubahan susunan manajemen dan remunerasi pengurus.

Sementara itu, dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui perubahan Anggaran Dasar yang menyesuaikan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.

Persetujuan juga diberikan atas rencana pengalihan atau penjaminan sebagian besar hingga seluruh piutang perusahaan guna meningkatkan fleksibilitas pendanaan.

Presiden Direktur Djaja Suryanto Sutandar menyatakan perseroan mampu menjaga kinerja di tengah tekanan ekonomi. Ia juga menyebut perusahaan tetap memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, termasuk melalui pembagian dividen.

Dengan hasil tersebut, WOM Finance menargetkan pertumbuhan berkelanjutan pada tahun mendatang.

Susunan pengurus perseroan turut mengalami perubahan. Rapat menetapkan komposisi Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah sebagai berikut: Dewan Komisaris, antara lain Steffano Ridwan (Presiden Komisaris), Thillagavathy Nadason, Taufik Aulia, Sarastri Baskoro, Rallyati Arianto Wibowo.

Sedangkan Direksi, yakni Cincin Lisa Hadi, Hendrik Progo, Paulus Cholot Janala. Sementara Dewan Pengawas Syariah, yakni Abdul Jabar Majid, M. Nadratuzzaman Hosen. (nad)