Palapanews.com- LippoLand mencatat pra-penjualan sebesar Rp5,32 triliun dengan penjualan 6.047 unit sepanjang 2025. Memasuki usia 39 tahun, perusahaan properti tersebut menyiapkan sejumlah produk baru, termasuk Brentwood Villas yang akan diperkenalkan di tujuh lokasi di Indonesia.
CEO LippoLand David Iman Santosa mengatakan, pengalaman perusahaan selama hampir empat dekade menjadi salah satu modal untuk mengembangkan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.
“Selama 39 tahun, LippoLand tumbuh bersama Indonesia. Karena itu, kami tidak hanya ingin melihat bagaimana industri properti berkembang, tetapi juga bagaimana kami dapat tetap relevan dan memberikan kontribusi terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam persoalan perumahan,” ujar David dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10/2026).
Portofolio LippoLand saat ini mencakup sejumlah segmen, mulai dari hunian yang disebut perusahaan sebagai segmen essential dan affordable hingga premium dan ultra luxury.
David mengatakan, salah satu segmen yang menjadi perhatian adalah hunian dengan harga sekitar Rp1 miliar hingga di bawah Rp2 miliar. Menurut dia, rentang harga tersebut menjadi salah satu segmen yang banyak diisi pengembang sehingga produk yang ditawarkan harus disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
“Di market Rp1 miliar sampai di bawah Rp2 miliar, hampir semua pengembang bermain. Karena itu, kami harus kreatif dan menggunakan kembali seluruh pengalaman 39 tahun kami dalam menyediakan hunian,” kata David.
Di segmen hunian dengan harga lebih rendah, LippoLand menyebut telah menjual sekitar 5.000 unit dengan harga mulai sekitar Rp100 juta dan skema cicilan sekitar Rp600 ribu per bulan.
David mengaitkan pengembangan hunian terjangkau tersebut dengan kebutuhan perumahan nasional. Ia menyebut backlog kepemilikan rumah di Indonesia masih sekitar 9 juta keluarga.
“Angka backlog sekitar 9 juta keluarga menunjukkan bahwa kebutuhan perumahan di Indonesia masih sangat besar. Kami menyadari bahwa LippoLand tidak mungkin menjawab kebutuhan tersebut sendirian,” ujarnya.
Selain pengembangan hunian, LippoLand menyebut telah menghibahkan lahan sekitar 30 hektare di kawasan Lippo Cikarang kepada negara.
Siapkan Brentwood Villas
Untuk segmen premium, LippoLand akan memperkenalkan Brentwood Villas di tujuh lokasi di Indonesia.
Chief Marketing Officer LippoLand Jopy Rusli mengatakan, produk tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan perubahan kebutuhan konsumen terhadap hunian, termasuk kebutuhan keluarga multigenerasi.
“Rumah saat ini tidak lagi hanya dinilai dari luas atau lokasinya. Konsumen semakin mempertimbangkan bagaimana sebuah rumah mendukung kehidupan sehari-hari,” ujar Jopy.
Brentwood Villas ditawarkan dalam konfigurasi dua dan tiga lantai. Untuk tipe tiga lantai, setiap lantai memiliki fungsi yang berbeda untuk mendukung kebutuhan anggota keluarga dari beberapa generasi.
Konsep tersebut mencakup ruang untuk generasi lanjut usia, area keluarga, serta kamar tidur dan ruang privat pada lantai atas. Pada sejumlah lokasi, produk tersebut juga menawarkan pilihan pemandangan seperti gunung, danau, dan lapangan golf.
Dalam pengembangannya, LippoLand menggandeng Alex Bayu dari Genius Loci sebagai home designer dan Stephen Flynn dari Sheils Flynn Asia sebagai landscape designer.
Menurut Jopy, desain Brentwood Villas diarahkan pada tata ruang, sirkulasi, pencahayaan, hubungan ruang dalam dan luar, serta fleksibilitas ruang.
“Brentwood Villas bukan sekadar produk baru. Ini merupakan bagian dari bagaimana LippoLand memasuki babak berikutnya: semakin memahami konsumen, semakin cermat menerjemahkan aspirasi mereka ke dalam desain, serta terus meningkatkan kualitas pengalaman hunian yang kami hadirkan,” katanya.
LippoLand menyatakan, meski dikembangkan di tujuh lokasi dengan karakter pasar yang berbeda, Brentwood Villas akan menggunakan konsep desain dan standar kualitas yang sama. (ydh)
