KEK ETKI Banten Gandeng Kemenekraf, Buka Peluang Investasi Ekonomi Kreatif

Palapanews.com- Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kreativitas (ETKI) Banten memperluas kolaborasi dengan pemerintah untuk mengembangkan industri ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang investasi di sektor tersebut.

Sinar Mas Land melalui PT Surya Inter Wisesa selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK ETKI Banten resmi menjalin kerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) RI.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bertajuk Collaboration on Creative Economy Development pada 14 September 2026.

MoU ditandatangani Kepala BUPP KEK ETKI Banten Lindawaty dan Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Ekonomi Kreatif Dessy Ruhati. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, pengembangan industri, serta membuka ruang investasi di sektor kreatif.

Penandatanganan MoU menjadi bagian dari rangkaian Indonesia Application Summit (IN-APPS) 2026 yang berlangsung pada 14–15 September 2026 di Nusantara Hall, ICE BSD City.

Mengusung tema “Application as the New Engine of Creative Economy Growth”, IN-APPS 2026 mempertemukan pemerintah, pelaku industri, investor, serta pemangku kepentingan di bidang teknologi dan ekonomi kreatif.

Dalam kerja sama tersebut, KEK ETKI Banten dan Kemenekraf/Bekraf RI akan mendorong pertukaran informasi, pengembangan talenta dan sumber daya manusia, fasilitasi serta penguatan regulasi dan perizinan, hingga penjajakan peluang investasi di sektor ekonomi kreatif.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya mengatakan perkembangan aplikasi digital telah mengubah posisi teknologi dalam aktivitas ekonomi. Aplikasi tidak lagi hanya menjadi alat pendukung operasional bisnis, tetapi berkembang menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi, termasuk ekonomi kreatif.

Ia juga menyebut Provinsi Banten masuk dalam lima besar daerah dengan investasi dan ekspor yang berkaitan dengan sektor ekonomi kreatif.

“Hal ini sejalan dengan upaya Kemenekraf/Bekraf RI untuk terus memperkuat kolaborasi antara KEK ETKI Banten dan Pemerintah Provinsi Banten dalam mendorong sektor ekonomi kreatif agar semakin memberikan nilai tambah, membuka lapangan pekerjaan, serta berkontribusi terhadap PDB daerah,” ujar Teuku Riefky Harsya.

Menurutnya, kontribusi Sinar Mas Land melalui KEK ETKI Banten menjadi bagian yang perlu terus dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.

Kepala BUPP KEK ETKI Banten Lindawaty mengatakan ekonomi kreatif memiliki potensi menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru. Menurutnya, kekuatan sektor tersebut tidak hanya terletak pada kreativitas, tetapi juga pada kemampuan melahirkan inovasi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan membuka akses pasar.

“Potensi inilah yang ingin kami kembangkan di KEK ETKI Banten dengan menghadirkan ruang bagi pelaku industri dan talenta kreatif untuk tumbuh, menghasilkan karya, serta mengembangkan usahanya,” kata Lindawaty.

Melalui kerja sama dengan Kemenekraf/Bekraf RI, KEK ETKI Banten berharap semakin terhubung dengan kebutuhan industri serta berbagai peluang investasi di sektor ekonomi kreatif. (nad)