Tyeso Day 2026 Sukses Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Go Green

Gelaran Minitalkshow Inspiratif di TSM Cibubur

Palapanews.com – Tyeso Indonesia sukses menutup rangkaian Tyeso Day 2026 yang disambut antusias. Event berlangsung pada 18–19 Juli 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Cibubur.

Memasuki hari kedua, Minggu 19 Juli, Tyeso menghadirkan Minitalkshow Kampanye Go Green sebagai inti acara yang mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan melalui langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Mengusung semangat keberlanjutan, sesi talkshow menghadirkan tiga narasumber inspiratif dari berbagai bidang, yaitu Fadhil Maulana selaku Manager Business Online Specialist Tyeso Indonesia, dr. Shabrina dari Eka Hospital, serta Zidane, S.Pd selaku Youth Environmental Leader dan President of Green Generation Indonesia.

Dalam sesi diskusi, para narasumber membahas pentingnya membangun kebiasaan berkelanjutan (sustainable lifestyle), mulai dari mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membawa tumbler sendiri, hingga menjaga kesehatan melalui konsumsi air putih yang cukup.

Talkshow juga menyoroti bagaimana kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun kesehatan.
Christian, Direktur Utama Tyeso Indonesia, menegaskan bahwa kampanye Go Green ini bukan sekadar tren musiman bagi perusahaan, melainkan sebuah komitmen jangka panjang.

Tyeso Indonesia ingin secara aktif menekan angka sampah plastik sekali pakai di Indonesia dengan menyediakan alternatif drinkware yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup modern masyarakat.

“Kami memandang keberlanjutan (sustainability) sebagai pilar utama dalam setiap inovasi yang kami hadirkan. Komitmen Go Green kami bukan hanya tentang menjual produk, melainkan mengedukasi dan mengubah kebiasaan masyarakat,” jelas Christian.

“Kami ingin mempermudah langkah awal masyarakat untuk peduli lingkungan melalui produk drinkware premium yang tahan lama, estetis, dan aman digunakan sehari-hari. Dengan mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai, kita bersama-sama sedang berinvestasi untuk masa depan bumi yang lebih hijau dan sehat,” tegas Christian lagi.

Fadhil Maulana juga menjelaskan bahwa Tyeso tidak hanya menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga ingin menjadi bagian dari gerakan positif dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Melalui Tyeso Day, kami ingin menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti membawa tumbler sendiri setiap hari. Kami berharap Tyeso dapat menjadi teman dalam perjalanan masyarakat menuju gaya hidup yang lebih sehat sekaligus lebih peduli terhadap lingkungan,” ungkap Fadhil Maulana.

Sementara itu, dr. Shabrina menyampaikan bahwa mengurangi paparan mikroplastik merupakan salah satu investasi kesehatan jangka panjang. Dengan membiasakan membawa alat makan pribadi, masyarakat tidak hanya terhindar dari kebiasaan konsumsi melalui kemasan plastik sekali pakai.

“Banyak orang tidak menyadari bahwa mikroplastik — pecahan plastik berukuran di bawah 5 milimeter — bisa masuk ke tubuh kita tanpa disadari, salah satunya lewat air & makanan yang kita konsumsi dari kemasan plastik sekali pakai,” ungkap dr. Shabrina.

“Secara medis, mengurangi paparan ini adalah langkah pencegahan sekaligus investasi kesehatan jangka panjang. Menariknya, solusinya sederhana: cukup biasakan membawa tumbler sendiri dan beralih ke wadah pakai-ulang yang aman,” tambahnya.

Menambah perspektif mengenai isu lingkungan, Zidane, S.Pd mengajak generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam menjaga bumi melalui aksi nyata yang dimulai dari diri sendiri.

Menurutnya, gerakan penyelamatan lingkungan itu tidak harus selalu dimulai dengan aksi-aksi besar yang rumit. Bagi generasi muda, aksi nyata bisa sesederhana dengan membawa botol minum sendiri seperti produk Tyeso ini ke mana pun pergi.

Anak muda, lanjutnya, punya kekuatan besar untuk menciptakan tren. Jika membawa tumbler sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan fashion anak muda, maka menjaga lingkungan akan terasa menyenangkan, bukan lagi sebuah beban.

“Bumi tidak butuh satu orang yang melakukan zero-waste dengan sempurna, melainkan jutaan anak muda yang mau melakukan langkah-langkah kecil secara konsisten,” jelas Zidane, S.Pd.

Antusiasme pengunjung terlihat sepanjang berlangsungnya sesi talkshow. Peserta aktif mengikuti diskusi, mengajukan pertanyaan kepada para narasumber, serta berbagi pengalaman mengenai kebiasaan ramah lingkungan yang telah mereka lakukan.

Selain talkshow, pengunjung juga menikmati berbagai aktivitas menarik selama Tyeso Day, seperti promo spesial, games interaktif, lucky draw, serta berbagai aktivitas yang dapat dinikmati bersama keluarga.

Melalui penyelenggaraan Tyeso Day 2026, Tyeso Indonesia berharap dapat terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan, tetapi juga membawa nilai edukasi serta menginspirasi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dan berkelanjutan.

Sebagai penutup rangkaian acara selama dua hari, Tyeso Indonesia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengunjung, narasumber, mitra, tenant, media, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Tyeso Day 2026.

Semangat untuk hidup lebih sehat dan lebih peduli terhadap lingkungan diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari masyarakat Indonesia. (rls/bd)