Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang masuk dalam jajaran finalis daerah dengan capaian penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.
Capaian tersebut didorong konsistensi pelaksanaan program unggulan 3G (Gampang Sekolah, Gampang Kerja, Gampang Sembako), khususnya program Gampang Kerja yang berfokus pada perluasan kesempatan kerja.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, pemerintah daerah akan terus menyempurnakan program agar selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Pemkot terus melakukan perbaikan dan berupaya menyelaraskan program dengan kebijakan pemerintah pusat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Sachrudin saat presentasi kinerja daerah secara daring dari Tangerang Live Room, Rabu, 1 April 2026.
Dalam sesi pendalaman bersama tim penilai, ia menekankan pentingnya inovasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menghadirkan layanan publik yang berdampak langsung.
Menurut dia, salah satu upaya yang dilakukan adalah program On the Job Training (OJT) dalam skema Gampang Kerja yang ditujukan membuka peluang kerja bagi lulusan SMA dan perguruan tinggi melalui kerja sama dengan dunia usaha.
“Seluruh OPD terus didorong untuk berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk melalui program OJT yang memperluas akses kerja,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang juga mendorong pemberdayaan masyarakat agar mampu mandiri secara ekonomi melalui pelatihan dan dukungan permodalan usaha.
“Tidak hanya membuka akses kerja, tetapi juga membekali masyarakat dengan kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja baru,” kata Sachrudin.
Berdasarkan data, target TPT Kota Tangerang pada 2025 sebesar 5,92 persen berhasil ditekan menjadi 5,88 persen, atau melampaui target dengan capaian 100,68 persen.
Capaian tersebut mengantarkan Kota Tangerang ke tahap akhir penilaian, dengan pemenang akan diumumkan dalam malam apresiasi yang digelar Kementerian Dalam Negeri. (ydh)
