Palapanews.com — Memasuki usia ke-56 tahun, Gramedia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pertumbuhan yang berdampak melalui tema #TumbuhBermakna. Lebih dari sekadar merayakan perjalanan bisnis, momentum ini menjadi refleksi peran Gramedia dalam menumbuhkan ekosistem literasi, memperluas akses pendidikan, serta menghadirkan ruang kolaborasi kreatif bagi masyarakat Indonesia.
CEO Gramedia, Priyo Utomo, menyampaikan bahwa perjalanan Gramedia selama lebih dari lima dekade merupakan hasil dari komitmen untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.
“Bagi kami, pertumbuhan tidak hanya diukur dari ekspansi bisnis, tetapi juga dari dampak yang dapat dirasakan masyarakat. Melalui semangat #TumbuhBermakna, Gramedia berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi, memperluas akses literasi, serta memperkuat kolaborasi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tegas Priyo.
Komitmen Gramedia untuk #TumbuhBermakna
Sebagai bagian dari komitmen memperluas akses literasi, di awal tahun 2026 Gramedia telah membuka tiga toko baru, yaitu Gramedia Palangkaraya, Gramedia Summarecon Mall Serpong, dan Gramedia Summarecon Mall Bekasi. Pembukaan toko ini menjadi bagian dari rangkaian inisiatif #TumbuhBermakna yang bertujuan mendekatkan akses buku, produk edukatif, serta ruang interaksi kreatif kepada masyarakat di berbagai wilayah.
Langkah ekspansi ini merupakan strategi Gramedia untuk terus menghadirkan pengalaman ritel yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat modern melalui pengembangan konsep toko yang lebih interaktif, inspiratif, serta terintegrasi dengan ekosistem digital Gramedia.
Sebagai bagian dari rangkaian #TumbuhBermakna, Gramedia juga menghadirkan program tanggung jawab sosial perusahaan Gramedia Berbagi Kado yang berfokus pada pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak di berbagai wilayah Indonesia. Program ini menjangkau lima wilayah dengan enam sekolah sasaran, termasuk daerah 3T maupun wilayah yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas belajar.
Melalui program Gramedia Berbagi Kado, Gramedia menyalurkan paket perlengkapan sekolah yang terdiri dari produk Estudee dan Eversac, serta buku bacaan sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan belajar siswa. Setiap paket dihadirkan sebagai “kado” yang diharapkan dapat membuka peluang belajar yang lebih baik serta menumbuhkan semangat literasi sejak dini.
Selain itu, pada tahun ini dalam rangka memperkuat makna pertumbuhan melalui kreativitas, Gramedia juga menghadirkan kolaborasi bersama ilustrator Nadya Noor. Kolaborasi ini menghadirkan visualisasi wajah baru Gramedia yang merepresentasikan semangat literasi, kreativitas, serta konektivitas antara Gramedia dengan generasi pembaca masa kini.
“Melalui kolaborasi ini, saya ingin memvisualisasikan makna tumbuh yang tidak berhenti pada satu titik, tetapi menyebar dan menumbuhkan kembali. Bagi saya, Gramedia saat ini bukan hanya bertumbuh, tetapi sudah berada pada fase menyebarkan dampak positif ke berbagai lapisan—mulai dari pembaca, industri buku, hingga ekosistem kreatif secara luas,” ujar Nadya Noor.

BACA JUGA : Hadirkan Konsep Vibrant dan Interactive Hub yang Inspiratif, Ini Wajah Baru Gramedia SMS
Sapa Bermakna: Menjawab Tantangan Bisnis dan Kolaborasi Masa Depan
Momentum perayaan 56 tahun Gramedia diselenggarakan melalui rangkaian acara di Gramedia Jalma, Jakarta pada (5/6), yang dihadiri oleh jajaran direksi, mitra bisnis, komunitas, penulis, serta karyawan Gramedia di seluruh Indonesia yang mengikuti acara secara daring. Rangkaian ini menghadirkan sesi talkshow bertajuk Sapa Bermakna yang membahas arah strategis perusahaan ke depan.
Pada sesi pertama dengan tema Menjawab Tantangan Bisnis 2026, Gramedia menghadirkan Yosef Aditya Nugroho (Corporate Support Director Gramedia), Heri Darmawan (Operation Director Gramedia), serta Adhista Immaculata (New Retail Concept & IP Development Manager Gramedia).
Diskusi ini membahas strategi Group of Retail and Publishing 2026, integrasi Online to Offline (O2O), pengembangan konsep ritel baru Gramedia, serta penguatan kemitraan strategis.
Sesi kedua mengangkat tema pertumbuhan melalui kolaborasi kreatif dan berkelanjutan yang menghadirkan Fathan Thaher (CRM & Strategic Branding Manager Gramedia), Nadya Noor (Ilustrator), Riska Fadilla Sari (SeedPaper Indonesia), Handoko (Cipta Kawasan), serta penulis Kang Maman.
Diskusi pada sesi kedua ini menyoroti pentingnya kolaborasi lintas industri dalam menciptakan inovasi serta ruang kreatif yang mendorong pertumbuhan ekosistem literasi.(rls/bd)
