Indeks Reformasi Birokrasi Kota Tangerang Melonjak, Raih Skor 85,73 Kategori A-

Palapanews.com Indeks Reformasi Birokrasi (RB) Kota Tangerang menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, saat membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi Reformasi Birokrasi Pemerintah Kota Tangerang, yang diikuti oleh seluruh perwakilan perangkat daerah, Rabu, 28 Mei 2025.

Berdasarkan hasil evaluasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB), capaian indeks RB Kota Tangerang mengalami lonjakan tajam. Pada 2018, indeks RB berada di angka 57,49 dengan kategori “CC”. Namun, pada 2024, angkanya melonjak menjadi 85,73 dan masuk kategori “A-”.

Peningkatan tersebut disebut sebagai hasil dari kerja bersama yang akuntabel, transparan, dan berkelanjutan. Ini menjadi bukti nyata bahwa reformasi birokrasi di Kota Tangerang berjalan di jalur yang tepat.

Meski demikian, Maryono menegaskan bahwa reformasi birokrasi adalah proses jangka panjang yang memerlukan konsistensi dan inovasi berkelanjutan.

“Keberhasilan ini harus menjadi pemacu semangat seluruh ASN dan perangkat daerah untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menyongsong Visi Indonesia Emas 2045,” kata Maryono di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Maryono juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PANRB atas arahan, pembinaan, dan evaluasi yang telah diberikan selama ini.

“Kami sangat terbuka terhadap masukan dan kritik konstruktif demi kemajuan Kota Tangerang,” tambahnya.

Selain capaian RB, Kota Tangerang juga meraih prestasi nasional lainnya, yakni Juara 1 Standar Pelayanan Minimal (SPM) kategori kota. Prestasi ini diraih berkat kolaborasi lintas sektor antar-perangkat daerah dalam memberikan pelayanan dasar yang efektif dan efisien kepada masyarakat.

“SPM ini adalah hasil kerja kolaboratif yang menjawab ekspektasi masyarakat akan pelayanan publik yang berkualitas,” tegasnya.

Sebagai bagian dari reformasi birokrasi, Pemkot Tangerang juga terus mendorong transformasi digital. Salah satu langkah nyatanya adalah pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi para guru dan kepala sekolah SD dan SMP di Kota Tangerang.

“Ke depan, saya ingin pelatihan AI ini diperluas kepada pejabat struktural di lingkungan Pemkot. Dengan pemanfaatan teknologi yang optimal, pelayanan kepada masyarakat akan semakin cepat, mudah, dan tepat sasaran,” pungkas Maryono. (adv)