Palapanews.com – Didebut pertamanya, Bespoke Project menampilkan koleksi terbaru mereka di Runway JF3 2024. Ada 38 look yang dihadirkan di sessi kedua runway di Salsa Fashion Tent, Summarecon Mall Serpong (SMS) pada Kamis (1/8/2024).
Tim Bespoke Project mengungkapkan antusiasme mereka turut ambil bagian dalam JF3 Fashion Festival 2024, yang bertepatan dengan perayaan JF3 ke-20.
Debut dalam pagelaran busana terbesar di Indonesia itu mereka berharap dapat meningkatkan visibilitas dan memperluas pasar di kalangan pecinta streetwear.
Jeremy Hartono, founder Bespoke Project mengungkapkan keistimewaan dan tantangan dalam proses produksi koleksi. “Koleksi ini spesial karena kami menggandeng desainer Ofie Laim, yang mostly menggunakan wastra sebagai main material,” ungkapnya.
BACA JUGA : Yuk ke SMS! Festival Streetwear Ternama dari Paris Hadir di JF3 2024
Menariknya dalam kolaborasi kali ini, memadukan dua style yang berbeda dari dua generasi yang berbeda, inilah yang kemudian menjadi challenge bagi Ofie untuk menyelaraskan dua vibrasi yang berbeda ini menjadi satu kesatuan yang menarik.
Pada panggung debutnya di JF3, Bespoke Project menarik perhatian para pecinta mode dengan koleksi mereka yang bertajuk “Intrinsic Motivation”. Koleksi ini lahir dari semangat dan kesenangan, menularkan optimisme tidak hanya bagi pemakai namun juga bagi siapa saja yang menyaksikannya. Uniknya, “Intrinsic Motivation” hadir dalam dua kapsul dengan karakter tidak selaras, yakni “Bohemian” dan “Poverty Chic/Poor Chic.”

Bohemian: Kebebasan dan Antikemapanan
Kapsul pertama, Bohemian, terinspirasi dari gerakan kultur bohemian yang cinta kebebasan, antipati terhadap hedonisme dan materialisme. Koleksi ini menghadirkan eksplorasi denim dalam gaya bohemian, menggambarkan kebebasan dan kreativitas tanpa batas.
Dari jaket oversized hingga rok flowing, setiap potongannya dirancang untuk memancarkan keindahan dan kebebasan berekspresi.
BACA JUGA : Memukau, LPTB Susan Budihardjo Tampilkan Koleksi SYNKR.ON di JF3 Fashion Festival 2024
Poverty Chic/Poor Chic: “Kegembiraan” dalam Kemiskinan Kapsul kedua, Poverty Chic/Poor Chic, memberikan imajinasi baru tentang gaya yang “menyenangkan” dari kemiskinan.
Dengan sentuhan denim cabik yang terinspirasi dari tampilan rockstar, koleksi ini menghadirkan estetika artsy dari rakyat miskin kota.
Setiap detailnya menggambarkan gaya hidup yang sederhana namun penuh karakter, penuh cerita. Keistimewaan koleksi ini tidak hanya terletak pada konsepnya. Bespoke Project pun mengutamakan sustainability dengan mengusung proses upcycling, dimana sebagian material dibuat dari bahan sisa produksi sebelumnya.
Koleksi Bespoke Project dapat dibeli di berbagai marketplace online, dan butik yang berlokasi di Bandung. Beberapa special item dapat dibeli dengan sistem pre-order.
Bespoke Project akan mempresentasikan 30 busana “Intristic Motivation” dalam panggung JF3 2024 pada Kamis, 1 Agustus 2024 di Salsa Fashion Tent, Summarecon Mall Serpong. (rls/bd)
