50 Calon Terpilih Anggota DPRD Kota Tangerang Wajib Laporkan Harta Kekayaan ke KPK

Palapanews.com Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang melakukan Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Kota Tangerang pada Pemilihan Umum Tahun 2024 yang berlokasi di salah satu hotel ternama di Kota Tangerang, Selasa, 28 Mei 2024.

Kegiatan ini sesuai dengan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Nomor 526 Tahun 2024 tentang Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tangerang dalam Pemilihan Umum Tahun 2024. Dan, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Nomor 527 Tahun 2024 tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tangerang dalam Pemilihan Umum Tahun 2024.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan partai politik, Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, Bawaslu Kota Tangerang, dan Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Kesbangpol Kota Tangerang.

Adapun perolehan kursi dari masing-masing partai politik di Kota Tangerang per daerah pemilihan (Dapil) yakni Dapil 1 ada 9 calon legislatif terpilih, Dapil 2 ada 8 calon legislatif terpilih, Dapil 3 ada 11 calon legislatif terpilih, Dapil 4 ada 11 calon legislatif terpilih, dan Dapil 5 ada 11 calon legislatif terpilih.

Bagi para calon legislatif terpilih yang akan duduk di DPRD Kota Tangerang ini, KPU Kota Tangerang mengingatkan agar melakukan pengisian dan melaporkan harta kekayaan dalam ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini disampaikan oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang, Rustana.

Menurut Rustana, penyampaian dan pelaporan harta kekayaan ini terbilang wajib bagi calon terpilih anggota DPRD Kota Tangerang. “Mereka yang terpilih harus mengisi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dengan batas waktu 21 hari sebelum pelantikan. Jadi, tanggungjawab kami hanya hasil salinan LHKPN yang nantinya diserahkan ke pemerintah terkait (Sekwan), yang kemudian diserahkan ke gubernur,” ucap Rustana.

Rustana menegaskan, apabila tanda bukti LHKPN tidak diserahkan ke KPU Kota Tangerang, maka nama calon terpilih tidak boleh diusulkan atau dikirim untuk dilakukan pelantikan.

“LHKPN ini sangat wajib bagi para calon legislatif terpilih. Dan, untuk pengisiannya sangat mudah tinggal membuka situs e-LHKPN, lalu ada petunjuk untuk pengisiannya,” papar Rustana seraya menambahkan, ini diatur dalam PKPU 6 Tahun 2022 Pasal 52.

Berikut isi dari PKPU 6 Tahun 2024 Pasal 52

1. Sebelum disampaikan calon terpilih anggota DPR, anggota DPD, anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten/kota sebagaimana dimaksud dalam pasal 51, calon terpilih yang bersangkutan wajib melaporkan harta kekayaan penyelenggara negara.

2. Tanda terima pelaporan harta kekayaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib disampaikan ke KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota paling lambat 21 hari sebelum pelantikan.

3. Dalam hal calon terpilih tidak menyampaikan tanda terima pelaporan harta kekayaan sebagaimana dimaksud para ayat (2), KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota tidak mencantumkan nama yang bersangkutan dalam penyampaian calon terpilih.(ydh)

Komentar Anda

comments