Bakal Calon Wali Kota, 4 Figur Adu Kuat Visi Misi dalam Fit and Proper Test Partai Demokrat

Palapanews.com DPC Partai Demokrat Kota Tangerang melakukan fit and proper test terhadap figur yang mendaftarakan diri sebagai bakal calon Wali Kota Tangerang periode 2024-2029. Fit and proper test yang berlokasi di Hotel Golden Tulip ini dihadiri oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, Ketua Demokrat Provinsi Banten, Iti Oktavia, dan Sekretaris Partai Demokrat Banten, Eko Susilo, Sabtu, 25 Mei 2024.

Fit and proper test ini menjadi salah satu cara untuk mendengarkan visi dan misi para calon Wali Kota Tangerang untuk menyatukan persepsi dari Partai Demokrat demi kemajuan Kota Tangerang kedepannya.

Figur yang pertama kali diuji dalam fit and proper test ini adalah Sachrudin, Helmi Halim, Maryono Hasan, dan Erlangga Yudha Nugraha. Sedangkan figur yang tidak hadir dalam uji kelayakan ini adalah Jazuli Abdillah, Jamaluddin, dan Ferdianto.

Sachrudin usai mengikuti fit and proper test yang hampir menelan waktu 1 jam menyampaikan, jika untuk maju dalam Pilkada Kota Tangerang dibutuhkan komunikasi politik yang bertujuan untuk menyamakan visi misi. Seperti halnya yang dilakukan Partai Demokrat yang membuka pendaftaran hingga penyaringan demi mewujudkan kerjasama koalisi, kolaborasi untuk pembangunan di Kota Tangerang.

“Kita inginkan Kota Tangerang bisa lebih sejahtera, sehingga dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi didalamnya. Dan, semua partai politik memiliki mekasnisme berbeda yang harus kita patuhi dan jalani,” ujar Sachrudin.

Sachrudin menambahkan, dalam Pilkada ini memang calon harus didukung partai atau gabungan partai demi menuju Kota Tangerang yang lebih sejahtera. “Kalau semua menyadari bahwa berkoalisi, berkolaborasi, dan bersinergi bisa mengatasi persoalan yang ada,” ujarnya seraya menambahkan, membangun Kota Tangerang ini membutuhkan peran serta para stakeholder.

“Dunia usaha juga membutuhkan investor untuk dapat menarik perhatian termasuk mengatasi kemiskinan, sehingga dibutuhkan kerjasama yang solid,” paparnya.

Helmi Halim yang juga kader dari Partai Demokrat ini memaparkan tentang visi misi seputar bagaimana mewujudkan Kota Tangerang yang maju, sehat, sejahtera, dan berakhlakul karimah berlandaskan ekonomi yang kuat.

Dikatakan Helmi, kenapa fokus ekonomi yang kuat?, karena kemajuan kota harus dibarengi dengan ekonomi yang kuat. Nah, kedepan Kota Tangerang jika ingin modern harus terus berinovasi jangan kota ini di sulap-sulap jadi kampung.

“Banyak kampung tematik, tapi harus di modernisasi kedepannya. Kita kader Demokrat yang ingin memajukan Kota Tangerang. Apabila kita diizinkan sebagai kepala daerah tentunya akan kita majukan pula Demokratnya,” seraya menambahkan, menjadi kepala daerah itu harus mampu mengintegrasikan daerah dengan pusat.

“Dalam RPJMN harus terintegrasi juga di sebuah kota, memang kepala daerah adalah kepanjang tangan dari pusat kalau enggak ya kita kena sanksi,” pungkas Helmi.

Maryono Hasan menyampaikan visi misi dalam fit and proper test adalah mewujudkan Kota Tangerang yang modern, dinamis, inovatif, good goverment, dan berakhlakul karimah. Sedangkan, misinya adalah bagaimana menyatukan peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka membangun Kota Tangerang perihal pelayan kepada masyarakat lebih maksimal.

“Ketika rekomendasi ini ada, maka diharapkan mampu menjalankan koordinasi dan bekerjasama dengan partai Demokrat di Kota Tangerang, baik provinsi hingga pusat,” terang Maryono.

Maryono juga menegaskan, arti modern dalam visi dan misi nya adalah Kota Tangerang masuk dalam kota yang heterogen dengan jumlah penduduk yang cukup tinggi, kemudian jumlah wilayah terbatas yang berdekatan dengan DKI Jakarta.

“Kota Tangerang memiliki potensi yang cukup luar biasa yakni dengan keberadaan Bandara Soekarno-Hatta maupun tempat lain, sehingga dibutuhkan komunikasi untuk membangun sumber daya manusia yang mampu berdaya saing dengan membangun pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial serta lingkungan hidup,” jelasnya.

Untuk membangun Kota Tangerang, Erlangga memiliki visi untuk Kota Tangerang yang sejahtera tertata dengan baik dan dari visi itu ada turunannya lagi sampai dengan kemajuan untuk Kota Tangerang. “Kita memiliki program untuk pengentasan kemiskinan dan pengangguran di Kota Tangerang,” kata Erlangga.

Erlangga yang juga merupakan kader partai Golkar tak menutup kemungkinan memiliki visi yang sama. “Saat ini saya sebagai kader dari Golkar, dan secara kemistri nyambung dengan partai Demokrat, tinggal penajaman komunikasi politik saja,” jelasnya seraya menambahkan, pihaknya masih menunggu komunikasi dan hasil survei yang akan keluar nanti.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tangerang, Asep Hidayat menerangkan, Partai Demokrat Kota Tangerang telah memuka pendaftaran dan penjaringan untuk calon wali Kota Tangerang, dan hingga kini melakukan fit and proper test terhadap empat calon Wali Kota Tangerang.

Awalnya, terdata ada 7 orang yang ingin ikut uji kelayakan, tapi ada tiga orang berhalangan yakni Jazuli Abdillah, Jamaluddin, dan Ferdianto. Dari fit and proper test ini akan mengerucut lagi setelah dilakukan penilaian-penilaian dari masing-masing figur. Salah satu nama yang dihasilkan dari fit and proper test ini tentunya harus memiliki elektailitas, populatitas, kapasitas, serta anggaran. “Jika ingin menjadi kepala daerah tentunya harus memiliki anggaran yang cukup,”imbuhnya.

Asep mengungkapkan, setelah uji kelayakan ini dilakukan maka dibuatkan berita acara yang nantinya disampaikan ke DPP Partai Demokrat. Disana (DPP) akan ada perhitungan yang matang untuk mengusulkan salah satu figur untuk menjalankan tugas.

“Hasil resume uji kelayakan, hasil survei menjadi catatan penting untuk DPP mengeluarkan surat tugas untuk salah satu figur dari empat figur yang dites hari ini. Apabila surat tugas sudah keluar, maka figur itu harus melakukan koalisi partai dan mencari pendamping yang layak. Untuk itu, dibutuhkan komunikasi politik yang handal untuk memenuhi faktor-faktor tersebut,” ucapnya.(ydh)

Komentar Anda

comments