Pemkot Tangerang Kukuhkan Tim Satgas dan PPK untuk Cegah Kekerasan di Sekolah

Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan pengukuhan terhadap Satuan Tugas (Satgas) dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan (PPK) yang berlokasi di Stadion Benteng, Selasa, 6 Februari 2024.

Pengukuhan ini dilakukan untuk mencegah tindak kekerasan di lingkungan sekolah se-Kota Tangerang. Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin yang melantik Satgas dan PPK mengatakan, kekerasan di sekolah merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif bagi perkembangan mental dan emosional para pelajar.

“Tindakan kekerasan ini, seperti fenomena gunung es, di mana kasus yang terungkap hanyalah sebagian kecil dari yang sebenarnya terjadi. Dengan hadirnya Satgas dan Tim PPK ini, diharapkan menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif,” ucap Penjabat Wali Kota Tangerang.

Nurdin menambahkan, upaya pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah menjadi langkah penting yang harus dilakukan oleh Pemkot Tangerang. Berbagai upaya harus ditingkatkan, lakukan pengawasan, mulai dari orangtua, guru, dan masyarakat,” ucap Nurdin.

Dengan adanya pengukuhan ini, Pemkot Tangerang terus berupaya dan berkomitmen penuh untuk mewujudkan sekolah yang bebas dari kekerasan.

“Kami akan terus melakukan berbagai upaya, untuk mencegah tindak kekerasan di lingkungan sekolah,” pungkasnya seraya mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

“Dengan edukasi, komunikasi, intervensi dini, dan kerja sama yang baik, kita dapat mewujudkan sekolah yang bebas dari kekerasan dan memberikan pendidikan terbaik bagi generasi penerus bangsa,” paparnya.

Seremoni pengukuhan Satgas PPK. Foto: Ist

Adapun tim Satgas dan tim PPK pada lingkungan satuan pendidikan yang dikukuhkan tingkat SD dan SMP sebanyak 1.450 tim PPK dan 80 tim Satgas. Sebelumnya, juga telah dikukuhkan tim PPK tingkat SD sebanyak 416 dan tingkat SMP sebanyak 199 orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin menerangkan, Pemkot Tangerang telah menugaskan 80 Satgas dan 1.450 TPPK yang dipilih dari perwakilan tenaga pendidik (guru) dan perwakilan komite sekolah (wali murid).Nantinya, mereka akan melakukan tugas preventif dalam mencegah terjadinya kasus kekerasan di lingkungan sekolah. Khususnya SD dan SMP yang berada di Kota Tangerang.

“Dinas Pendidikan Kota Tangerang terus berkomitmen mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif di satuan pendidikan di Kota Tangerang,”ujar Jamaluddin.

Jamaluddin menambahkan, Satgas dan TPPK tersebut akan bertugas merekomendasikan program dan langkah-langkah strategis dalam mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah.

Tidak hanya itu, Satgas dan TPPK tersebut juga memiliki peranan yang sangat penting. Seperti melakukan sosialisasi, pendampingan dan memberikan fasilitas perlindungan bila terjadi kasus kekerasan di lingkungan sekolah.

Setelah dilantik secara resmi, Satgas dan TPPK akan memiliki masa tugas dalam mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah dengan masing-masing periodesasi empat tahun dan dua tahun,” tambahnya. (adv)