Palapanews.com- Kegiatan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) DPD KNPI Kota Tangerang, 20 September 2023 lalu disoal. Pasalnya proses kegiatan tersebut diduga ‘sim salabim’ karena tidak memiliki perencanaan yang baik dan tidak memiliki output yang dapat meningkatkan wawasan kebangsaan dikalangan pemuda.
Basuni, atau yang biasa akrab disapa Ibas, Ketua OKP Gema Kosgoro mengungkapkan, kegiatan Wasbang KNPI yang diselenggarakan kemarin tidak berdasarkan pleno penetapan kepanitiaan yang bertanggungjawab. Bahkan, Ibas yang juga pengurus DPD KNPI itu tidak mengetahui acara tersebut.
“Harusnya setiap kegiatan pleno dulu, dipersiapakan dengan matang. Ini tiba-tiba dilaksanakan dan saya sebagai pengurus aja tidak tahu, tiba-tiba dapat kabar saja KNPI ada acara di Puncak,” ujar Ibas.
Ibas menambahkan, belum lagi kegiatan yang diselenggarakan menggunakan dana hibah ini banyak sekali dugaan penyalahgunaan anggaran. Diantaranya, peserta yang hanya diikuti oleh segelintir orang, tidak ada kaos kegiatan, bus yang disewa hanya 1 unit dan acara tidak dihadiri oleh Dispora atau perwakilan pemerintah.
“Tempatnyanya saja harusnya full board di hotel melihat anggaran yang cukup besar, ini setahu saya cuma di wisma yang hanya menyewa beberapa kamar. Para senior KNPI juga tidak ada yang ikut, bahkan tidak diundang, termasuk OKP yang berhimpun,” terangnya.
Ibas menambahkan, DPD KNPI Kota Tangerang harus melakukan evaluasi total terhadap kegiatan yang diadakan seperti ini. Ia juga meminta pihak Inspektorat maupun Dispora dapat melakukan pemeriksaan dan pembinaan.
Sementara itu, Ketua KNPI Kota Tangerang, Yudhistira Prasasta menyampaikan, Pengurus DPD merupakan bagian/keterwakilan daripada OKP, sehingga tanggung jawab pengurus DPD yang hadir untuk menyampaikan hasil Wasbang dan Rakerda 2023 juga menjadi bagian tanggung jawab agar tersampaikan kepada OKP.
“Undangan kepada pengurus sudah disampaikan, undangan kepada para senior pun sudah di sampaikan juga melalui kehadiran Ketua MPI Kota Tangerang,” papar Yudhistira seraya menambahkan, untuk penyediaan fasilitas kaos, bus dan penginapan juga sudah disampaikan kepada para peserta.
Hasil daripada Rakerda 2023 adalah evaluasi kegiatan, memperbaharui keputusan hasil Rakerda di tahun 2022, juga untuk memvalidasi dan pengesahan SK DPK KNPI Kecamatan se-Kota Tangerang yang hampir semuanya telah selesai melaksanakan Muscam.(ydh)
