Tangsel Digifest 2022 Ajak UMKM di Tangsel Melek Digital

Palapanews.com- Sebagai upaya pemulihan laju perekonomian di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sekaligus memperingati HUT Koperasi ke-75 dan hari UMKM Nasional, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Tangsel menyelenggarakan event bagi para pelaku UMKM yang ada di wilayah Tangsel.

Acara yang diikuti oleh ratusan UMKM tersebut dibuka oleh Pj Gubernur Banten Ali Muktabar serta Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan di Jalan Pahlawan Seribu (sebelah Teraskota BSD) pada Jumat (12/8/2022).

Pj Gubernur Banten Ali Muktabar mengapresiasi acara yang dibentuk oleh Pemerintah Kota Tangsel untuk membantu UMKM. Menurutnya, Tangsel merupakan suatu daerah yang komplit antara budaya dan teknologi. Terlebih Tangsel adalah garis yang langsung berbatasan dengan Ibukota negara.

“Jadi banyak hal yang harus kita manfaatkan di posisi ini. Saya menyarankan agar keakraban pada teknologi menjadi penting, sehingga bisa menjadi tulang punggung ekonomi melalui platform digital,” ujarnya.

Wakil Wali Kota meninjau booth di Tangsel Digifest 2022. Foto: Nad

Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan menyampaikan, saat ini laju pertumbuhan ekonomi di Tangsel berangsur pulih yakni diatas 4 persen dan jika menggunakan platform digital, pelaku UMKM bisa mudah memasarkan produknya dan pembayarannya pun sangat mudah.

“Di Tangsel ini ekonominya sudah cukup baik. Tapi sekarang kita diberikan keuntungan dengan platform digital yang sudah banyak dikuasai UMKM Tangsel. Jadi, UMKM tidak sulit untuk memasarkan dan mensosialisasikan cashless itu penting dalam situasi saat ini,” terang Pilar.

Nantinya, lewat platform digital, Pemkot Tangsel juga akan mengamati tren, data, hingga transaksi paling populer.

“Perdagangan ini kan momentum. Jangan sampai Pemkot Tangsel kehilangan momentum untuk memberikan dukungan dan support untuk UMKM,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel, Warman Syahnudin berharap agar para UMKM maupun UKM terus berinovasi agar produknya lebih dikenal luas oleh masyarakat.

“Ada 452 UMKM dari 60 stand yang secara bergantian selama 2 hari menjual produknya. Dari sinilah kita akan melihat bagaimana perputaran uangnya melalui pembayaran via QRIS. Semoga para UMKM bisa terus berinovasi dan menjual produknya,” tandas Warman.

Ia juga berharap agar sinergitas antara Pemkot Tangsel dan para stakeholder untuk selalu mendukung UMKM dan UKM yang ada di wilayah Tangsel. (adv)

Komentar Anda

comments