Deteksi Dini Gejala Kanker pada Anak

Palapanews.com- Kanker adalah suatu kondisi ketika sel tubuh telah kehilangan kendali terhadap mekanisme normalnya. Hal ini membuat sel-sel tubuh mengalami pertumbuhan abnormal, cepat dan tidak terkendali.

Di antara sekian banyak jenis kanker, ada kanker yang kerap menyerang anak-anak. Kanker anak adalah kanker yang menyerang anak berusia di bawah 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.

“Ada dua faktor penyebab kanker pada anak yaitu faktor lingkungan dan faktor genetik. Beberapa faktor dari lingkungan yaitu seperti radiasi, infeksi virus, tegangan listrik tinggi serta zat-zat kimia,” kata dr. Fitri Primacakti,Sp.A (K) Onk, Spesialis Anak Konsultan Hematologi – Onkologi Eka Hospital BSD, dalam media gathering di BSD City, Kamis (28/7).

Menurutnya, ada lima jenis kanker yang sering menyerang anak. Antara lain, leukimia atau kanker yang menyerang sel darah putih, Retinoblastoma yakni kanker pada mata, Osteosarkoma kanker pada tulang, dan Neuroblastoma kanker pada saraf.

“Kasus kanker darah yang menyerang kelenjar getah bening (limfoma) juga banyak ditemukan pada anak-anak,” dr. Fitri Primacakti menambahkan.

Kenali Tanda dan Gejala Kanker Anak

Berbeda dengan kanker pada orang dewasa, kanker pada anak lebih sulit diketahui karena anak-anak pada umumnya belum mampu untuk mengemukakan apa yang dirasakan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali tanda dan gejala kanker pada anak, sehingga dapat dilakukan penanganan segera dan tingkat kesembuhan menjadi lebih besar.

“Gejala yang ditemui, seperti demam berulang tanpa alasan yang jelas. Demam seperti ini bisa menjadi ciri ciri atau tanda leukimia. Pendarahan yang terjadi tiba tiba. Mudah memar, luka, lebam dan gusi berdarah,” kata dr. Fitri Primacakti.

Selain itu, terjadi penurunan berat badan pada anak yang disertai mual dan muntah. Lalu, ciri lainnya terdapat benjolan di beberapa tubuh pada anak.

“Mata kucing, juga menjadi gejala lain kanker pada anak. Ini menjadi gejala kanker mata (retinoblastoma),” kata dia.

Pemeriksaan Kanker Anak

Jika menemukan beberapa gejala kanker tersebut, dr Fitri menyarankan untuk segera melakukan konsultasi dengan dokter. Nantinya, dokter dapat mendeteksi kanker darah pada anak dengan pemeriksaan fisik, tes darah, MRI, CT scan, atau biopsi.

Baca Juga: Eka Hospital Luncurkan Layanan Mens Health and Couple Clinic

“Sebaiknya dipastikan diagnosisnya ke rumah sakit jika terdapat gejala dan mematuhi prosedur yang ada. Jika sudah dipastikan kanker maka kita harus menyesuaikan diri demi masa depan anak,” tandasnya.

Pencegahan Kanker pada anak

dr Fitri menambahkan, pencegahan kanker pada anak dapat dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari melakukan cek kesehatan secara berkala, menghindari paparan asap rokok, rutin melakukan aktivitas fisik, pengaturan pola makan dan dengan istirahat cukup. (red)

Komentar Anda

comments