Curah Hujan Tinggi, Walikota Tangerang Cek Saluran Air

oleh -
banner 300250

Palapanews.com- Curah hujan di Kota Tangerang kembali tinggi, Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Decky Priambodo serta Camat Benda, Achmad Suhaely meninjau salah satu saluran yang berada di wilayah Kecamatan Benda Kelurahan Jurumudi, Senin, 8 November 2021.

Dalam tinjauan tersebut, terdapat sedimentasi lumpur beberapa saluran di wilayah Benda, sehingga diperkirakan bisa menyebabkan luapan air apabila sedang hujan deras.

Walikota Tangerang langsung mengintruksikan kepada Dinas PUPR Kota Tangerang untuk melakukan pengerukan pada saluran – saluran agar bisa menampung air dengan maksimal.

“Segera lumpurnya dilakukan pengerukan agar bisa memaksimalkan jalan air,” imbuh Walikota Tangerang.

Dilokasi yang berbeda masih sekitar wilayah Kecamatan Benda, Walikota juga menelusuri saluran sekitar rawa Bamban Kelurahan Jurumudi untukĀ  memastikan aliran air berjalan dengan baik.

“Sementara ini laporan warga rawa Bamban tidak ada banjir, tidak ada limpasan air atau genangan yang meluap di lingkungan sekitar, tapi kami tetap lakukan pemeliharaan berkala guna antisipasi banjir dan genangan,” ungkapnya.

Walikota juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk tetap waspada terhadap tingginya curah hujan yang sedang terjadi saat ini untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Warga diharapkan dapat bekerja sama dengan pemerintah dengan menjaga kebersihan salurah air, tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga kesehatan,”

“Laporkan kepada kami apabila ada sumbatan saluran atau hal – hal yang dianggap akan menyebabkan genangan, kami siap membantu,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang telah melakukan langkah preventif dalam memasuki musim penghujan dengan membangun 18 turap yang tersebar di 13 Kecamatan serta 239 pompa banjir dan membangun 117 saluran drainase se-Kota Tangerang.(Adv)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.