Melihat Sejarah Wakaf Uang dari Dulu Hingga Sekarang

oleh -
Ilustrasi.

Palapanews.com- Saat ini wakaf uang menjadi salah satu program yang sedang digalakkan oleh Kementerian Agama RI bersama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Walaupun baru digalakkan, tetapi sesungguhnya wakaf uang tersebut sudah ada sejak zaman dahulu. Hanya saja masyarakat awam belum banyak yang mengetahuinya. Inilah sejarah wakaf uang dan perkembangannya dari masa ke masa yang harus Anda pahami.

Perkembangan Wakaf Uang dari Berbagai Tempat dan Waktu

Wakaf uang tidak hanya ada di Indonesia saja. Dari dulu hal ini telah ada. Bahkan beberapa negara juga telah mengenalkan wakaf uang lebih dulu. Penasaran bagaimana sejarah dan perkembangan wakaf tunai ini dari waktu ke waktu? Silakan simak ulasan selengkapnya.

  1. Pertama Kali Muncul Wakaf Uang

Di kancah dunia, wakaf uang pertama kali dikenalkan oleh Imam Al Zuhri pada tahun 124 H. Pada waktu tersebut, Imam Al Zuhri mengungkapkan bahwa wakaf dalam bentuk dinar secara tunai diperbolehkan. Dinar tersebut akan dikelola menjadi sebuah usaha yang mana keuntungannya akan digunakan pada masyarakat yang berhak menerima wakaf.

Dalam hal ini, wakaf uang merupakan suatu hal yang sangat produktif dan dapat digunakan sebagai sumber ekonomi. Keberadaannya juga dapat membantu menyejahterakan masyarakat luas dan membantu pembangunan yang ada dalam sebuah negara.

  1. Wakaf Uang di Turki

Sejarah wakaf uang selanjutnya ada di negara Turki. Di sana wakaf uang mulai dikenal sejak abad ke-15 dan telah diakui oleh Pengadilan Ottoman. Pada saat itu, wakaf uang telah menjadi tren di kalangan masyarakat Turki. Kemudian, pada abad 16 hal ini sudah sangat populer hingga ke hampir semua daratan Eropa.

Di zaman Kerajaan Ottoman Turki, praktik wakaf uang berlangsung selama hampir 300 tahun. Wakaf uang tersebut dikelola sehingga mengalami pertambahan sebanyak 81 persen. Hasil investasi yang dihasilkan dari wakaf uang tersebut selanjutnya digunakan untuk membangun sekolah, membayar gaji guru, membayar asisten, membayar qori’ pembaca Al-Qur’an, membayar nazhir, dan untuk pengelolaan aset wakaf.

  1. Wakaf Uang di Bangladesh

Setelah wakaf dari Turki, kemudian wakaf uang juga berkembang di Negara Bangladesh. Di sana wakaf uang sudah mulai ada sejak tahun 1998. Hal ini pertama kali dikenalkan oleh M.A Mannal Melalui Social Islamic Bank Limited (SIBIL). Dalam sejarah perbankan, SIBIL merupakan bank yang mengeluarkan sertifikat wakaf uang yang pertama.

Dalam praktiknya, wakaf uang di Bangladesh akan dikelola oleh bank yang mana uang tersebut didepositokan atas nama wakif. Selanjutnya, hasil pengolahan tersebut akan diberikan kepada mauquf alaih dan juga pembangunan tempat umum seperti halnya rumah sakit.

  1. Wakaf Uang di Indonesia

Di Indonesia, wakaf uang mulai dikenal sejak adanya fatwa MUI pada tahun 2012. Dalam fatwa tersebut terdapat 5 poin penting tentang wakaf uang yakni:

  • Wakaf berasal dari perorangan, kelompok, dan badan atau lembaga
  • Wakaf uang bisa termasuk juga surat-surat berharga
  • Wakaf uang hukumnya jawaz (boleh)
  • Penyaluran wakaf uang hanya boleh pada hal-hal syar’i
  • Nilai pokok wakaf uang harus dijamin kelestariannya

Sejarah wakaf uang sangat penting untuk dipelajari dan dipahami. Dengan mempelajari hal tersebut, maka keimanan seseorang akan semakin meningkat dengan rajin melakukan zakat dan wakaf. Jika Anda ingin mengetahui lebih detail tentang sejarahnya, silakan mengikuti Instagram @literasizakatwakaf atau mengunjungi laman Youtube Literasi Zakat Wakaf.

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.