Dana Operasional Bawaslu Tangsel Naik Rp3,5 Milliar

oleh -
Ketua Bawaslu Tangsel, Muhammad Acep (kiri). Foto: Ist

Palanews.com- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel yang berlangsung ditengah pandemi membuat biaya operasional tugas Bawaslu Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Pilkada serentak 2020 jumlah nominalnya bertambah. Soal ini telah termaktub dalam kesepakatan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) adendum.

Ketua Bawaslu Kota Tangsel, Muhamad Acep menjelaskan awalnya kucuran dana bantuan operasional dari kas daerah Pemerintah Kota Tangsel sejumlah Rp9,4 milliar dan kini total angkanya naik menjadi Rp12,9 milliar.

“Jumlahnya bertambah Rp3,5 milliar untuk kebutuhan penambahan anggaran operasional sudah menjadi keniscayaan. Sebab keselamatan personil selama melaksanakan kerja-kerja pengawasan kontesasi politik lokal di tengah pandemi Covid-19 sangatlah penting,” ujar Acep saat dikonfirmasi.

Diketahui, petugas pengawas mulai dari tingkat kecamatan hingga di 2.965 TPS wajib difasilitasi alat pelindung diri sesuai standar protokol kesehatan.

“Kebutuhan dana operasinal naik karena sekarang ini pemilu di tengah pandemi Covid-19 variabel pengawasan juga bertambah,” tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh jajarannya agar dalam melaksanakan kegiatan pengawasan setiap tahapan pemilu harus sesuai dengan standar operasional prosedur berbasis protokol kesehatan.

“Ya dengan begitu tentu harapannya dari Pilkada serentak 2020 ini tidak menimbulkan klaster baru penyebaran virus corona,” pungkasnya. (nad)

Komentar Anda

comments