Daftar Pemilih Sementara Pilkada Tangsel Disoal Bawaslu

oleh -
Ketua Bawaslu Tangsel Muhammad Acep. Foto: Dok
banner 300250

Palapanews.com- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mempertanyakan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Bawaslu menemukan kejanggalan data dalam DPS yang ditetapkan.

Ketua Bawaslu Kota Tangsel, Muhamad Acep mengatakan ada selisih jumlah perekaman data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dengan data yang ditetapkan KPU. Bahkan, selisihnya mencapai 25 ribu data.

Menurutnya, dalam laporan Disdukcapil setempat per tanggal 8 Januari 2020, orang yang wajib e-KTP itu jumlahnya 950.463 orang. Yang sudah melakukan perekaman e-KTP itu 948.565 orang.

“Dari hasil penetapan DPS yang dilakukan oleh KPU, terdapat selisih sebesar 25.000 data. DPS yang ditetapkan KPU dalam Rapat Pleno Penetapan DPS adalah sebesar 924.602 dan terdapat selisih dengan angka jumlah masyarakat Kota Tangsel yang telah melakukan perekaman yakni, 948.565 orang,” lanjutnya.

Ada selisih itu, Bawaslu meminta keterangan dari KPU terkait dengan selisih yang menyangkut ribuan data tersebut. Pasalnya, jika tidak dilakukan penyesuaian atau perbaikan, maka akan menghambat pelaksanaan Pilkada 2020.

“Karena KPU tidak memberikan data By Name By Address, makanya kami melihat angka yang muncul dalam Rapat Pleno tersebut,” kata Acep.

Bahkan, Bawaslu menyayangkan bahwa KPU belum maksimal dalam melakukan tugasnya pada tahapan pencoklitan. Sehingga dia berharap penyelenggara melakukan evaluasi terhadap selisih mencolok dari data pemilih tersebut.

“Ini bisa jadi bumerang pada rangkaian Pilkada, karena ada sekitar 25000 orang yang tidak masuk dalam DPT serta akan merugikan para kontestan yang mengikuti Pilkada Tangsel,” tutupnya.

Sementara anggota KPU Tangsel Divisi Data, Ajat Sudrajat mengatakan, hasil pleno DPS sudah disebar dan ditempel di kantor kelurahan yang ada di Tangsel dan akan mendirikan posko di mal dan pasar guna menerima pengaduan jika ada masyarakat yang belum terdaftar sebagai pemilih.

Diketahui, terdapat tiga bakal pasangan calon pada Pilkada Tangsel 2020. Pertama adalah Benyamin Davnie – Pilar Saga Ichsan, mereka diusung oleh Partai Golkar dan didukung PBB, PPP dan Gelora.

Kedua adalah Siti Nur Azizah – Ruhamaben yang diusung Partai Demokrat, PKS dan PKB, serta didukung PKPI dan Ketiga adalah Muhamad – Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang diusung PDIP, Gerindra, PSI, PAN dan Hanura serta didukung Partai NasDem, Perindo, Berkarya dan Garuda. (nad)

Komentar Anda

comments