Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikbud Soal Dana Kuota Internet

oleh -
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf. Foto: Parlementaria

Palapanews.com- Komisi X DPR RI dipastikan bakal memanggil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim terkait maraknya pemberitaan tentang penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dialihkan untuk pembiayaan kuota internet bagi peserta didik dan guru.

“Pemanggilan (Mendikbud) akan dilakukan usai masa reses Dewan berakhir,” kata Wakil Ketua KOmisi X DPR RI, Dede Yusuf, seperti dikutip dari Parlementaria, Rabu (5/8/2020).

Dede Yusuf mengaku, pihaknya akan memintai keterangan ihwal teknis penggunaan dana BOS untuk kuota internet tersebut.

“Jadi teknis buat kuota dan bagaimana pembagiannya dengan pembayaran honorer belum tahu pasti. Lalu apakah (sekolah) swasta juga dapat bantuan kuota tadi, ini perlu dijelaskan juga. Yang jelas dana BOS itu sekitar Rp54 triliun tahun ini, dan di dalamnya ada komponen honor bagi guru honorer,” katanya.

Politisi Partai Demokrat ini menegaskan, bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan mengawasi dana BOS sebesar Rp54 triliun tersebut.

“Semua mengawasi, termasuk Disdik. Tapi kadang pelaksanaan memang suka tidak tepat. Karena pembayaran sering telat berbulan-bulan,” tutur legislator dapil Jawa Barat II itu.

Kendati demikian, Dede Yusuf mengaku akan mencari solusi agar polemik tersebut tidak terjadi. Dan hal itu akan dirumuskan dalam rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Mendikbud Nadiem Makarim usai masa reses.

“Kita sedang pikirkan. Skema selain per siswa, bisa dengan per komponen biaya pendidikan bagi unit pendidikan, atau lainnya. Harus duduk panjang terkait ini,” demikian Dede Yusuf. (red)

Komentar Anda

comments