Pengusaha Apresiasi Pengembang Proyek Infrastruktur di Cikarang

oleh -

Palapanews.com- Pembangunan infrastruktur pada 2020-2024 akan berfokus pada tiga kerangka utama untuk meningkatkan investasi yang masuk ke Indonesia. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto yang mengatakan bahwa hasil pembangunan infrastruktur kini telah menuai hasil dengan mulai masuknya sektor konstruksi dalam lima sektor tertinggi yang berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Geliat pembangunan ini terjadi di banyak daerah, salah satunya di Cikarang.

Cikarang saat ini memiliki infrastruktur yang terus berkembang. Sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, daerah ini memang memerlukan pembangunan untuk memfasilitasi lebih dari 700.000 pekerja di 4.000 perusahaan lokal dan asing yang terdapat di dalamnya. Developer pun terus membangun infrastruktur Cikarang yang terintegrasi dengan fasilitas berkelas.

Ajib Hamdani selaku Ketua Bidang Ekonomi dan Perbankan Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Pemuda Indonesia (HIPMI) mengatakan bahwa selain potensi dari jumlah pekerja yang sangat besar, Cikarang juga berpotensi menjadi lahan investasi properti untuk lebih dari 10.000 penghuni ekspatriat.

“Status Cikarang sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara tentunya harus dipertahankan, kalau bisa dikembangkan lagi. Dengan pembangunan hunian dengan fasilitas seperti pusat perbelanjaan terintegrasi, tentu ekonomi Cikarang dapat terus berkembang. Tidak hanya di industri dan factory, tapi pelaku UMKM pun bisa berkembang di ruko-ruko dan pusat perbelanjaan di sini,” ujar Ajib Hamdani saat dihubungi (4/8).

Pengusaha yang dulunya berprofesi sebagai PNS Dirjen Pajak ini menyampaikan apresiasi yang dihaturkan HIPMI kepada para pengembang yang telah membangun infrastruktur dengan komprehensif yang tentunya semakin mendukung status Cikarang sebagai kawasan industri yang paling maju di tenggara Asia. (red)

Komentar Anda

comments