Bantuan PKH Tak Tepat Sasaran, Dinsos Kabupaten Tangerang Diminta Validasi Data

oleh -
Aktivis Mahasiswa Tangerang. Foto: Ryn

Palapanews.com- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang diminta mengecek penerima bantuan program keluarga harapan (PKH) terkait Covid-19. Pasalnya, bantuan tersebut banyak yang tidak tepat sasaran.

Aktivis Mahasiswa Tangerang, Ade Kurniawan Dinsos Kabupaten Tangerang harus tanggap dan tegas soal bantuan yang turun ke masyarakat. Ia meminta Dinsos tak cuma jadi penyalur bantuan, tapi juga harus turun langsung ke bawah mengecek dan melakukan verifikasi basis data terpadu (BDT) secara berkala.

“Saya meyakini Dinas Sosial Kabupaten Tangerang banyak menerima keluhan dan pengaduan dari masyarakat. Namun keluhan tersebut hanya sebatas didengar tapi tidak pernah menjadi evaluasi serius bagi dinas sosial,” katanya kepada wartawan, Sabtu (18/4/2020).

Ade menambahkan fakta di lapangan penerima bantuan PKH sebenarnya mampu tapi tetap mendapatkan bantuan. Namun ada masyarakat miskin yang seharusnya mendapatkan bantuan PKH tapi justru tak masuk BDT. Padahal jelas PKH adalah suatu program yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RSTM) faktanya sangat berbeda dengan dilapangan.

“Belum lagi pendamping PKH kecamatan disinyalir tidak transparan terkait data Kelompok Penerima Manfaat (KPM) disetiap desanya,” ujarnya.

Ade juga memberi contoh di Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug. Menurutnya, sang Kepala Desa tidak tahu siapa pendampingnya.

“Harusnya pendamping PKH Bersinergi dengan kecamatan dan tiap tiap desa, jangan sebaliknya. Saat ini masih banyaknya keluhan dan pengaduan dari masyarakat soal Bantuan PKH. Saya berharap Dinas Sosial perlu terobosan baru seperti daerah/kota lain yang memasang stiker di depan rumah penerima,” ungkapnya.

(ryn)

Komentar Anda

comments