Penipuan Jual APD di Medsos, Seorang Mahasiswi Ditangkap Polisi Bandara Soetta

oleh -

Palapanews.com- Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membekuk DA (23), pelaku penipuan dengan modus menyediakan atau menjual alat pelindung diri (APD) berupa masker. DA dalam aksinya tersebut meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Adi Ferdian Saputra mengatakan, pelaku menawarkan melalui media sosial dengan menyediakan dalam jumlah yang banyak dan murah.

“Pelaku menjualnya di Instagram dengan memasang harga murah yaitu sebanyak 30 karton atau 1.200 boks hanya dijual seharga Rp42 juta, yang berarti satu boksnya dijual seharga Rp50 ribu,” ujar Adi, Rabu, 1 April 2020.

Adi menjelaskan, dugaan penipuan ini berawal setelah terjadinya kesepakatan harga antara tersangka dengan korban. Dimana, lanjutnya, korban harus membayarkan down payment (DP) sebesar 50 persen.

“Setelah DP dibayarkan via transfer antar Bank sebesar Rp28 juta, korban membuat janji untuk bertemu di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Barat. Namun, tersangka tidak pernah datang. Sehingga korban membuat laporan kepada kami,” ungkapnya.

Adi menambahkan, berkat laporan dari korban, tersangka DA berhasil ditangkap di wilayah Bogor, Jawa Barat, karena melakukan penipuan terhadap sejumlah korban (calon pembeli).

“Pelaku merupakan mahasiswi dan juga sebagai pengusaha event organizer,” katanya.

Adi menuturkan berdasarkan keterangan pelaku bahwa uang dari hasil dugaan tindak pidana penipuan tersebut digunakan untuk melunasi hutang piutang dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan tersangka telah melakukan penipuan serupa sebanyak tiga kali.

“Pengakuannya baru dua kali melakukan penipuan. Namun setelah kita mendalami, ternyata pelaku ini telah melakukan tiga kali penipuan serupa,” jelasnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, DA dijebloskan ke sel tahanan Polresta Bandara Soetta. Ia juga dapat didakwa dengan Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP dengan ancaman 4 tahun kurungan penjara.(rik)

Komentar Anda

comments