Sebelum Digunakan, Perlukah Seprei Baru Dicuci?

oleh -
Ilustrasi. Foto: Shutterstock

Palapanews.com- Seprai yang sudah lusuh dan tidak nyaman dipakai memang perlu diganti. Setelah membeli seprai baru, Anda mungkin tidak sabar ingin segera menggunakannya agar tidur jadi lebih nyaman. Namun, haruskah Anda mencuci seprai baru lebih dahulu sebelum dipakai? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini.

Perlukah mencuci seprai baru sebelum digunakan?

Menggunakan seprai baru sesuai pilihan dapat mendukung tidur Anda jadi lebih nyaman. Namun, sebelum digunakan seprai yang baru dibeli ini harus dicuci lebih dahulu. Alasannya, untuk mengurangi paparan residu bahan kimia pabrik yang menempel.

Melansir dari laman Made Safe, seprai yang dilabeli bebas kerut biasanya diproduksi dengan tambahan formaldehida. Bahan kimia ini digunakan untuk mengawetkan sesuatu, tapi pada formaldehyde ditambahkan pada seprai untuk mencegah serat kain berkerut setelah dicuci dan noda menyerap lebih dalam di serat kain.

Proses penambahan dilakukan dengan menyemprotkan gas formaldehida ke serat kain pada suhu sekitar 150ยบ celcius. Proses ini kemungkinan meninggalkan residu formaldehyde pada seprai baru. Untuk mengurangi residu tersebut, Anda perlu mencuci seprai baru sebelum digunakan.

Jika tidak dicuci, paparan formaldehyde bisa menyebabkan iritasi pada orang yang kulitnya sensitif. Dapat juga menyebabkan dermatitis kontak alergi akibat bahan yang terkandung dalam tekstil.

Kondisi tersebut menimbulkan ruam kemerahan pada kulit disertai rasa gatal. Gejalanya dapat muncul beberapa jam setelah seprai digunakan, maupun beberapa hari setelahnya. Pada beberapa kasus bisa menyebabkan masalah pernapasan, seperti batuk dan mengi.

Selain itu, formaldehyde juga diklasifikasikan sebagai zat kimia yang bersifat karsinogenik (dapat memicu kanker) jika terpapar dalam jumlah banyak atau berkepanjangan. Selain formaldehyde, ada berbagai macam bahan kimia lain yang mungkin ditambahkan saat pembuatan seprai.

Mencuci seprai baru tidak hanya menghilangkan residu zat kimia tersebut, tapi juga menghilangkan bau kimia dan membuatnya jadi lebih lembut di kulit. (*)

Sumber: Hellosehat

Komentar Anda

comments