Tangsel Connect Jadi Visi Misi Bang Ben

oleh -

Palapanews.com- Sebagai salah satu Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota petahana, Benyamin Davnie atau kerap disapa Bang Ben menyampaikan visi dan misinya di hadapan panelis Partai Amanat Nasional (PAN) di Hotel Marilyn, Serpong Utara, Tangsel, Sabtu (25/1/2020).

Selama kurang lebih satu jam, salah satu program yang sudah masuk dalam rencana Bang Ben yakni, Tangsel Connect atau Interkoneksi Tangsel Dengan Lingkungan Strategic.

“Saya tadi menyampaikan pola Tangsel kedepan dalam bahasa saya, Tangsel Connect atau Interkoneksi Tangsel Dengan Lingkungan Strategic. Karena kita harus menemukan identitas Tangsel yang sumber daya alamnya terbatas di bidang ekonomi, infrastruktur, pendidikan, komunikasi, IT dan bidang lainnya,” ujar Benyamin, Sabtu (25/1/2020).

Menurutnya, dengan Tangsel Connect yang di dapat yakni bukan hanya keuntungan bagi Tangsel sendiri, tetapi keuntungan bagi wilayah yang berbatasan dengan Tangsel.

“Sudah saatnya kita berbuat bukan untuk Tangsel saja tapi untuk daerah lain. Karena kita berbatasan dengan Jakarta, Depok, Bogor dan lainnya. Kalau ekonomi Tangsel maju maka mereka akan memberikan pengaruh positif kepada daerah sekitarnya. Makanya interkoneksinya melalui bidang infrastruktur, ekonomi kreatif dan kesehatan,” tuturnya.

Pola Tangsel Connect, lanjut Ben, Pemerintah Daerah (Pemda) akan berperan dalam menggerakan pola tersebut. Karena, sudah saatnya Pemda bermitra dengan unit lain.

“Penggeraknya tetap pemerintah sebagai pemegang kendali kebijakan dan berperan aktif. Tapi kedepan pemerintahan bukan yang sendiri tapi yang bekerjasama bermitra dengan unit lain. Enggak bisa memegang kekuasaan, anggaran dan program kegiatan hanya memikirkan dirinya sendiri, tidak tepat untuk masyarakat milenal dan sudah terkoneksi dengan IT,” paparnya.

Bahkan, ia sedang merinci pola tersebut sehingga penerapan strategi yang sudah ditetapkan bisa menyentuh masyarakat.

“Nanti saya sedang menghitung pertahunnya akan seperti apa, penerapan dari strategi yang sudah saya tetapkan. Karena harus jadi RPJMD dulu terus nanti di breakdown lagi pertahunnya akan seperti apa,” ungkapnya. (nad)

Komentar Anda

comments